Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rusia Ingin Gantikan Jepang Ekspor Ikan ke Tiongkok

📅 Sabtu, 26 Agu 2023, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rusia Ingin Gantikan Jepang Ekspor Ikan ke Tiongkok Doc: Antara/Xinhua/Zhang Xiaoyu
Ket. Arsip foto yang menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Daiichi dilihat dari Futabacho, Futabagun, Prefektur Fukushima, Jepang, (6/3/2023).

MOSKOW/TOKYO - Rusia berharap untuk meningkatkan ekspor produk laut ke Tiongkok setelah negara itu melarang impor makanan laut dari Jepang akibat pelepasan air limbah reaktor nuklir Fukushima yang telah diolah ke laut.

Rusia adalah salah satu pemasok produk laut terbesar Tiongkok, dengan sebanyak 894 perusahaan Rusia diizinkan untuk melakukan ekspor, kata Badan Pengawas Keamanan Makanan Rusia, Rosselkhoznadzor, pada Juli lalu.

Dalam pernyataannya pada Jumat sore, Rosselkhoznadzor mengatakan ingin meningkatkan jumlah eksportir.

"Pasar Tiongkok secara umum menjanjikan untuk produk laut Rusia. Kami berharap untuk meningkatkan jumlah perusahaan dan kapal yang tersertifikasi, begitu juga peningkatan volume dan jenis produk," kata pernyataan itu.

Untuk membantu upaya tersebut, Rosselkhoznadzor berencana untuk melanjutkan dialog dengan Tiongkok mengenai isu keamanan makanan laut dan menyelesaikan negosiasi dengan Tiongkok mengenai regulasi bagi pasokan produk laut Rusia ke negara itu.

Tiongkok telah melarang impor beberapa makanan dari Jepang, tetapi larangan total yang dikeluarkan pada Kamis adalah dipicu oleh kekhawatiran mengenai "risiko kontaminasi radioaktif" setelah air limbah yang telah diolah itu dilepaskan ke kawasan perairan.

Tiongkok merupakan tujuan lebih dari separuh ekspor produk laut antara Januari dan Agustus, menurut pernyataan tersebut tanpa memberikan angka detail, tetapi menyatakan produk ekspor terbanyak adalah ikan pollock, herring, ikan sebelah, sarden, ikan kod dan kepiting.

Rusia mengekspor 2,3 juta metrik ton produk laut tahun lalu senilai 6,1 miliar AS (Rp93,3 triliun), atau sekitar setengah dari total tangkapan negara itu.

Sedangkan Tiongkok, Korsel dan Jepang merupakan negara-negara yang menjadi tujuan ekspor terbesar, menurut Badan Perikanan Rusia.

Jepang mengatakan kritik dari Rusia dan Tiongkok tidak didukung oleh bukti ilmiah dan level polusi di air akan di bawah level yang dianggap aman untuk air minum menurut standar Badan Kesehatan Dunia WHO.

Meski demikian, Rosselkhoznadzor mengatakan telah memperketat pemeriksaan terhadap impor makanan laut dari Jepang meski jumlahnya sangat kecil.

Badan pembuat aturan itu juga menyebut arah arus laut di timur jauh Rusia, di mana sekitar 70 persen tangkapan laut dilakukan "akan mencegah kontaminasi" produk laut yang ditangkap kapal Rusia.

Rusia juga memperketat kontrol radiologi dari makanan laut yang ditangkap dari perairan Rusia yang relatif dekat dengan Fukushima dan akan mengetes sampel terpilih untuk mengetahui level radiasi, kata Interfax pada Kamis, mengutip pernyataan dari kantor Rosselkhoznadzor di Pasifik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

18 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.