Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belasan Pendaki Ilegal Gunung Gede Pangrango Diamankan

📅 Rabu, 23 Agu 2023, 17:43 WIB | Oleh:
Belasan Pendaki Ilegal Gunung Gede Pangrango Diamankan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Pintu pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Kebun Raya Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR -- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat, mengamankan belasan pendaki ilegal yang melakukan pendakian tanpa izin melalui jalur terlarang dengan dalih kuota pendakian terbatas.

Kepala Bidang Pendakian Taman Nasional 1 TNGGP Cianjur, Lana Sari saat dihubungi Selasa, mengatakan 13 orang pendaki ilegal yang menerobos jalur pendakian berhasil diamankan karena tidak dapat menunjukkan surat izin pendakian yang dilakukan secara online.

"Pendakian sudah kembali dibuka sejak tanggal 19 Agustus 2023, namun belasan orang tertangkap melakukan pendakian tanpa izin, sehingga digiring petugas ke pintu masuk di Kawasan Cibodas dan Gunung Putri," katanya.

Pihaknya merinci dari ketiga belas orang pendaki ilegal itu, sembilan orang melakukan pendakian melalui pintu masuk Cibodas dan empat orang lainnya melalui pintu masuk Gunung Putri, sehingga diamankan petugas dan menjalani pemeriksaan.

Pendaki ilegal itu, berdalih terpaksa melakukan pendakian tanpa izin karena terbatasnya kuota pendakian setiap harinya, sehingga mereka mencari jalur lain agar tetap bisa melakukan pendakian ke Gunung Gede.

"Petugas sempat meminta keterangan dari belasan orang pendaki ilegal yang mengatakan terpaksa mendaki tanpa izin karena kuota yang dibatasi dan mereka sudah terlanjur sampai di pintu masuk dan tidak dilayani mendaftar langsung," katanya.

Belasan orang pendaki ilegal itu, dikenakan sanksi tidak dapat melakukan pendakian gunung di seluruh Indonesia sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan karena aksi yang mereka lakukan dapat membahayakan dirinya dan orang lain.


Balai Besar TNGGP meminta seluruh pendaki yang berencana untuk melakukan pendakian terlebih dahulu mendaftar secara online karena pendaftaran langsung ditempat tidak dapat dilayani sebagai upaya antisipasi menumpuk-nya pendaki di taman nasional.

"Kami akan terus memperketat pengawasan melibatkan warga sekitar dan volunteer taman nasional termasuk menggencarkan patroli petugas keamanan taman nasional guna mengantisipasi hal serupa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.