Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilang 9 Hari di Hutan Kalimantan, Pekerja Ditemukan Lemas dan Linglung

📅 Sabtu, 19 Agu 2023, 14:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hilang 9 Hari di Hutan Kalimantan, Pekerja Ditemukan Lemas dan Linglung Doc: Antara/HO Tim SAR Unit Samarinda
Ket. Slamet Riyadi saat dirawat di klinik perusahaan setempat, setelah ditemukan Tim SAR di tengah hutan.

SAMARINDA - Tim Rescue Unit SAR Gabungan Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil menemukan seorang pekerja yang sempat hilang di hutan lokasi kerja PT PT ITCI Hutani Manunggal (IHM), Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), setelah sembilan hari tersesat.

"Satu orang korban tersesat itu atas nama Slamet Riyadi, pria, 28 tahun, yang beralamat di Jalan Teratai RT 07, Kelurahan Sepaku, Kecamatan Sepaku," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kota Balikpapan Melkyanus Kotta dalam rilis yang diterima di Samarinda, Sabtu (19/8).

Slamet Riyadi ditemukan tim gabungan di belantara dalam kegelapan malam pada Sabtu dini hari pada pukul 00.05 WITA.

Tim SAR Gabungan, katanya, berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat pada posisi 0°45'82'' S 116°46'26'' E dengan kondisi lemas dan linglung, pada jarak 3 km dari lokasi pertama kali bersama rekan yang sama-sama hendak pulang kerja.

"Korban ditemukan tim gabungan sekira 3 km ke arah barat dari lokasi terlihat sebelumnya, selanjutnya korban dievakuasi ke klinik milik perusahaan setempat untuk penanganan medis. Setelah ditemukan korban, maka operasi pencarian dinyatakan ditutup," katanya.

Unsur yang terlibat dalam pencarian adalah Tim Rescue Unit Siaga SAR Samarinda, Polsek Loa Kulu, Disdamkar Kabupaten Kukar, PT IHM, PT PJS, Satria Rescue Samarinda, Animal Rescue, warga Desa Semoi Dua, dan keluarga korban.

Sebelumnya korban tersesat pada Kamis 10 Agustus 2023 sekitar pukul 16.30 WITA. Sedangkan laporan masuk ke Unit SAR Kota Samarinda pada Minggu 13 Agustus pada pukul 18.45 WITA, dengan pelapor Harry Nababanselaku Humas IHM.

Kronologis tersesatnya korban, seperti yang diungkapkan pelapor, Kamis itu Slamet Riyadi berencana pulang dari lokasi kerja menuju pondok kerja bersama dua temannya. Namun korban hilang di perjalanan, lantas perusahaan dan rekan korban mencari namun nihil, sehingga kemudian dilaporkan ke Tim SAR.

Dua teman Slamet yang sekaligus menjadi saksi atas tersesatnya korban itu adalah Budi Andy Saputra dan Rismanto. Keduanya juga beralamat di Kecamatan Sepaku, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.