Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Indonesia Ingin Majukan Kerja Sama Ekonomi di Indo-Pasifik

📅 Jumat, 18 Agu 2023, 16:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Indonesia Ingin Majukan Kerja Sama Ekonomi di Indo-Pasifik Doc: ANTARA/Yashinta Difa
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Nugraha Mansury ketika ditemui di Jakarta, Senin (14/8/2023).

Jakarta - Perkuat kolaborasi, Indonesia akan menyelenggarakan Forum Asean Indo-Pasifik(Asean Indo-Pacific Forum/AIPF)untuk memajukan kerja sama ekonomi di antara negara-negara kawasan Indo-Pasifik.

Kegiatan yang direncanakan pada 5-6 September 2023 itu merupakan program unggulan(flagship event), yang dilaksanakan secara paralel dengan KTT Asean di Jakarta, 5-7 September mendatang, di bawah keketuaan Indonesia tahun ini.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Pahala Mansury pada Jumat menyebutkan bahwaAIPF merupakan implementasi konkret dari Pandangan Asean tentang Indo-Pasifik, yang bertujuan membangun Indo-Pasifik sebagai kawasan yang inklusif dan kolaboratifmelalui kebiasaan melakukan kerja sama.

"... dan membangun dialog yang positif untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera," kata Pahala dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat 9 secara daring.

Sebagai forum yang konstruktif,AIPF akan berfokus pada pembahasan sejumlah isu penting di Asean terkait infrastruktur hijau, berupaya menjadi bagian dari rantai pasok global, pembiayaan berkelanjutan, digitalisasi dan ekosistem pembayaran, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui pembahasan beberapa bidang kerja sama tersebut, kata Wamenlu RI, Asean ingin mengedepankan agenda konkret yang bisa betul-betul memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat di kawasan --sesuai prinsip Piagam Asean.

"Ini yang kita harapkan bahwa manfaat konkret dari AIPF betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat Asean dan dunia, khususnya Indo-Pasifik, mengingat kawasan Indo-Pasifik memberikan kontribusi besar yaitu sekitar 65 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dunia," kata Pahala.

"Dan kita juga ingin menekankan bahwa kawasan Indo-Pasifik bukan hanya dipandang dari perspektif keamanan, tetapi juga dari perspektif ekonomi," tutur mantan Wakil Menteri BUMN itu.

Melalui penyelenggaraan AIPF pula, Indonesia ingin melibatkan seluruh pihak yang ada di Indo-Pasifik mulai dari pemerintah, swasta, dan BUMN untuk bisa bekerja sama dan menunjang pertumbuhan di kawasan.

Forum yang menurut rencana akan dibuka secara langsung oleh Presiden Indonesia Joko Widodo itu diperkirakan akan dihadiri 900 peserta.

Rangkaian kegiatan AIPF tidak hanya berisi diskusi panel, tetapi juga pertemuan bisnis dengan formatone-on-oneserta pameran proyek-proyek konkret yang bisa dikerjasamakan di antara negara, lembaga keuangan, dan perusahaan di kawasan.

Sejumlah pembicara yang telah mengonfirmasi partisipasinya dalam AIPFantara lain Ketua Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Chief Sustainability Officer Standard Chartered Marisa Drew, Wakil Menteri BUMN Rosan Roeslani, dan Wakil Presiden European Investment Bank Kris Peeters.

Selain itu, adaCEO PLN Darmawan Prasodjo, Direktur Badan Perdagangan dan Pembangunan AS Enoh T Ebong, Presiden Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA)Tetsuya Watanabe, serta CEO Pertamina Nicke Widyawati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.