Taliban Peringati 2 Tahun Kembali Berkuasa di Afghanistan

Rabu, 16 Agu 2023, 10:31 WIB

KABUL - Taliban Afghanistan memperingati dua tahun pengambilalihan kekuasaan pada Selasa (15/8). Taliban mengeluarkan pernyataan menantang untuk memperingati kebangkitan kembali ke tampuk kekuasaan.

Bendera Imarah Islam Afghanistan, nama yang diberikan oleh penguasa barunya, berkibar di pos pemeriksaan keamanan di seluruh ibu kota.

Ket. Foto: Arsip - Pejuang Taliban memegang senjata saat berkendara di dekat kedutaan Amerika Serikat dengan sebuah humvee untuk merayakan hari kemenangan mereka di Kabul pada 15 Agustus tahun lalu. — Sumber: AFP/Wakil Kohsar

Dua tahun sejak pemerintah sebelumnya jatuh pada 15 Agustus 2021 dan para pemimpinnya melarikan diri ke pengsingan, otoritas Taliban telah memberlakukan interpretasi Islam yang ketat. Kaum perempuan menanggung beban hukum yang disebut PBB sebagai "apartheid gender".

Sebuah pernyataan dari pihak otoritas Taliban pada Selasa pagi memuji kemenangan yang mampu "membuka jalan bagi pembentukan sistem Islam di Afghanistan".

"Penaklukan Kabul sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada yang bisa mengendalikan bangsa Afghanistan yang dibanggakan" dan "tidak ada penyerbu yang diizinkan untuk mengancam kemerdekaan dan kebebasan" Afghanistan, katanya.

Jalan-jalan di Kabul yang sepi pada Selasa pagi mulai memberi jalan bagi konvoi anggota Taliban dan rapat akbar di Lapangan Massoud dekat gedung kedutaan AS yang ditinggalkan.

Beberapa pria membawa senjata, yang lain berswafoto sambil tersenyum saat lagu kebangsaan dikumandangkan dan anak laki-laki menjual bendera putih gerakan yang bertuliskan pernyataan iman Islam.

Di Herat di barat, kerumunan pendukung Taliban meneriakkan: "Matilah orang Eropa, matilah orang Barat, hidup Imarah Islam Afghanistan, matilah orang Amerika."

Saat acara dimulai di berbagai kota, parade militer dibatalkan di Kandahar, tempat lahirnya gerakan Taliban dan tempat Pemimpin Tertinggi Hibatullah Akhundzada memerintah dengan keputusan.

Diharapkan dapat memasukkan sejumlah kendaraan militer dan senjata yang ditinggalkan pasukan internasional setelah ditarik dari negara itu, dia membatalkan pawai agar tidak mengganggu publik, kata pejabat provinsi kepada wartawan.

Di Kabul, Kementerian Pendidikan menyelenggarakan perayaan di sebuah sekolah di bagian kota. Pemerintah Taliban masih belum diakui secara formal oleh negara mana pun.

Seorang mahasiswa kedokteran di sebuah acara di Universitas Kabul mengatakan kepada AFP bahwa penting untuk memperingati hari jadi tersebut.

"Kita harus merayakan hari ini.Hari ini menandai berakhirnya pendudukan di negara kami, dan itu adalah hal yang baik," kata Mortaza Khairi (21).

Sekelompok ahli PBB pada Senin mengecam janji otoritas Taliban tentang aturan yang lebih lunak daripada masa pertama mereka berkuasa dari 1996 hingga 2001.

"Meskipun otoritas de facto Taliban meyakinkan bahwa pembatasan apa pun, terutama dalam hal akses ke pendidikan akan bersifat sementara, fakta di lapangan telah menunjukkan sistem segregasi, marginalisasi, dan persekusi yang dipercepat, sistematis, dan menyeluruh," kata para ahli dalam sebuah pernyataan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.