Gubernur Luthfi Gandeng MUI Jadi Cooling System Tangkal Hoaks dan Jaga Kondusivitas Jateng

Kamis, 11 Jun 2026, 16:15 WIB

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk berperan sebagai cooling system atau penyejuk di tengah derasnya arus informasi yang berpotensi memicu disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kemarin.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, kemarin. — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

Menurutnya, MUI memiliki posisi strategis dalam menjaga suasana masyarakat tetap kondusif melalui peran para ulama yang dekat dengan umat. Ia mengibaratkan MUI seperti radiator yang mampu mendinginkan mesin saat mengalami panas berlebih. “Masyarakat akan adem apabila ada ulama datang dalam rangka memberikan pembinaan,” kata Luthfi.

Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini, mulai dari tekanan fiskal, dinamika geopolitik global, hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Luthfi menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.

Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan, MUI, serta seluruh elemen masyarakat. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri seperti Superman. Kita membutuhkan super team,” tegasnya.

Perkuat Komunikasi

Pada kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga meminta kepengurusan baru MUI Jawa Tengah yang akan terpilih melalui Musda untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Bahkan, ia membuka ruang seluas-luasnya bagi MUI untuk menjadikan kantor gubernur sebagai tempat berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai persoalan umat maupun masyarakat.

“Saya ingin nanti pengurus yang baru menjadikan kantor gubernur sebagai kantor bersama,” ujarnya.

Menurut Luthfi, kondusivitas daerah merupakan modal utama dalam mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut berbagai capaian pembangunan Jawa Tengah selama ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan ulama.

Data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,89 persen, sementara angka kemiskinan berhasil ditekan dari 9,88 persen menjadi 9,39 persen.

“Keberhasilan pembangunan tidak bisa dilepaskan dari dukungan semua pihak yang ikut menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah,” katanya.

Rumah Besar

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Marsudi Syuhud, mengatakan bahwa MUI merupakan rumah besar bagi berbagai organisasi Islam di Indonesia.

Menurutnya, di tingkat nasional MUI menghimpun puluhan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan Islam, di antaranya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Al-Irsyad Al-Islamiyyah, serta Al Jam'iyatul Washliyah.

“MUI hadir untuk menyatukan umat, bersama-sama dengan pemerintah, baik di pusat maupun di daerah,” ujarnya.

Marsudi menegaskan bahwa perbedaan pandangan, amaliah, maupun cara pelaksanaan ibadah di antara organisasi Islam merupakan hal yang wajar. Namun, seluruh perbedaan tersebut perlu dikelola dalam wadah bersama agar tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu persatuan umat.

“Betapa pun berbeda organisasi, berbeda amaliah, berbeda pelaksanaan, bahkan kadang berbeda pendapat, semua masih bisa bersama dalam MUI,” katanya.

Musda XI MUI Jawa Tengah mengusung tema “Menjaga Moralitas Beragama, Bermasyarakat, dan Bernegara.”

Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru periode 2026–2031, Musda juga menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk menyusun program kerja dan merumuskan langkah-langkah strategis dalam memperkuat peran MUI sebagai mitra pemerintah sekaligus pembina umat.

Melalui forum tersebut, diharapkan MUI Jawa Tengah semakin mampu menjalankan perannya sebagai perekat umat, penjaga moralitas masyarakat, serta mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.

  • Gubernur Luthfi
  • Gandeng MUI
  • Tangkal Hoaks
  • Kondusivitas

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.