Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rupiah Melemah karena Rilis Data Ekonomi Tiongkok Mengecewakan

📅 Rabu, 16 Agu 2023, 01:37 WIB | Oleh:
Rupiah Melemah karena Rilis Data Ekonomi Tiongkok Mengecewakan Doc: istimewa

JAKARTA - Rupiah mengalami pelemahan dipengaruhi penguatan dollar Amerika Serikat (AS) usai rilis sejumlah indikator ekonomi Tiongkok yang mengecewakan.

"Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran tentang pertumbuhan global, mendorong permintaan untuk safe-haven greenback," ujar Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Selasa (15/8).

Seperti dikutip dari Antara, data dari Tiongkok terkait produksi industri pada Juli 2023 sebesar 3,7 persen yang di bawah perkiraan sebesar 4,4 persen, dan penjualan ritel sebesar 2,5 persen dengan perkiraan 4,5 persen.

"(Ini) menambah kekhawatiran tentang goyahnya pemulihan pascapandemi di ekonomi terbesar kedua di dunia," ucap Ibrahim.

Selain itu, ungkap dia, Federal Reserve diperkirakan oleh para pelaku pasar akan mempertahankan suku bunga lebih lama dari yang diduga.

"Data penjualan ritel AS terbaru akan dirilis Selasa (15/8) malam dan dapat menambah perdebatan. Sejauh ini, konsumen AS telah bertahan bahkan dalam menghadapi kenaikan suku bunga, dan lebih banyak kekuatan dapat semakin mendorong dollar AS," kata dia.

Senada, analis pasar mata uang, Lukman Leong, menyatakan pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan dollar AS oleh ekspektasi menjelang rilis data penjualan ritel AS yang diperkirakan bertumbuh 0,4 persen. Selain itu, data-data dari ekonomi Tiongkok yang baru dirilis jauh lebih lemah dari perkiraan.

Data Perdagangan

Lebih lanjut, investor juga disebut menantikan data perdagangan Indonesia pada siang hari ini yang diperkirakan kembali menunjukkan penurunan pada ekspor dan impor.

Apabila data perdagangan Indonesia lebih baik dari perkiraan, ucapnya, mungkin bisa menahan pelemahan rupiah. Namun, untuk saat ini rupiah diprediksi masih akan lemah. "(Di samping itu), rupiah akan didukung oleh intervensi aktif dari Bank Indonesia," ungkap Lukman.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa pagi melemah 0,27 persen atau 42 poin menjadi 15.356 rupiah per dollar AS dari sebelumnya 15.314 rupiah per dollar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa turut melemah ke posisi 15.346 rupiah dari sebelumnya 15.323 rupiah per dollar AS.

Dollar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi mendorong mata uang AS dan investor mencari tempat yang aman di tengah kekhawatiran tentang ekonomi Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.