Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudin SDA Jakbar Keruk Kali Pesanggrahan Cegah Meluap Saat Hujan

📅 Senin, 14 Agu 2023, 22:49 WIB | Oleh:
Sudin SDA Jakbar Keruk Kali Pesanggrahan Cegah Meluap Saat Hujan Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat melakukan pengerukan Kali Pesanggarahan, Senin (14/8/2023).

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat mengeruk Kali Pesanggrahan yang mengalami pendangkalan agar tidak meluap saat musim hujan yang dilaksanakansejak Kamis (10/8) dan ditargetkan selesai dalam jangka waktu enam bulan.

"Selama empat hari ini lumpur yang telah dikeruk dan diangkut mencapai 352 meter kubik," kata Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti Suryandari saat ditemui di lokasi, Senin.

Ia mengatakan hingga kini pihaknya telah menurunkan dua unit ekskavator lengan panjang dan empat unit truk berukuran besar (tronton) untuk mengeruk dan mengangkut lumpur dari Kali Pesanggrahan.

"Ada empat truk besar masing masing kapasitas 22 meter kubik dan dua ekskavator long arm yang beroperasi di lokasi," ujar Purwanti.

Dalam waktu dekat, lanjut dia, pihaknya juga akan mengerahkan dua unit ekskavator jenis amfibi.

Ia menuturkan lumpur yang dikeruk dibawa ke kawasan Ancol Jakarta Utara.

"Pembuangan akhirnya kan di sana (Ancol)," jelas Purwanti.

Diketahui, lokasi pengerukan Kali Pesanggrahan berada di perbatasan wilayah Kelurahan Kebon Jeruk Kecamatan Kebon Jeruk dan Kelurahan Meruya Utara Kecamatan Kembangan. Lebar kali sekitar 40 meter dan panjang yang dikeruk mencapai 389 meter.

Purwanti berharap dengan selesainya pengerukan maka daya tampung air Kali Pesanggrahan bisa menjadi lebih banyak dan air mengalir lancar sehingga saat musim hujan wilayah tersebut dan sekitarnya bebas dari genangan.

Selain itu, lanjut dia, pengerukan tersebut juga merupakan langkah antisipasi untuk mencegah sedimen kiriman jika terjadi hujan saat fenomena cuaca El Nino yang berpotensi menyebabkan banjir tiba-tiba.

"Seperti sebelumnya itu kan, El Nino itu umumnya badai kekeringan ya, tetapi dapat menyebabkan banjir tiba-tiba juga," jelas Purwanti.

Ia mengatakan potensi banjir tersebut pada saat atau setelah badai kekeringan El Nino terjadi akibat hujan yang datang tiba-tiba dalam jumlah besar sehingga membawa kotoran atau debu ke badan air.

"Kotoran atau debu itu nanti bisa potensi jadi sedimen atau endapan di sungai, selokan, saluran air, waduk dan badan air lainnya. Nah, itu kemudian bisa jadi banjir," katanya.

Untuk mengantisipasi sedimen tambahan pada saluran saat atau usai El Nino, pihaknya terus melakukan pengerukan saluran air, seperti sungai, selokan, dan waduk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

54 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...
Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.