Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Imunisasi HPV Hindari Kanker Serviks

📅 Senin, 14 Agu 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Imunisasi HPV Hindari Kanker Serviks Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Wali Kota Bogor, Jawa Barat Bima Arya Sugiarto (tengah, berseragam PNS) saat berinteraksi dengan siswa-siswi SDN Bangka 3 dalam peluncuran sekolah percontohan Kemendikbud beberapa waktu lalu.

BOGOR - Bocah perempuan di Bogor didorong untukmelaksanakan kegiatan imunisasi pencegahan infeksi human papilloma virus (HPV) untuk mencegah kanker serviks. Sasaran imunisasi kali ini hanya anak perempuan kelas 5 sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah//sederajat dan anak perempuan usia sekolah yang tidak bersekolah hingga usia 11 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, Sabtu, menyampaikan sasaran anak perempuan kelas 5 sekolah dasar (SD) di Kota Bogor sejumlah 9.588 anak, dengan target capaian 95 persen. Pemberian imunisasi HPV dilakukan di 352 SD/MI Sederajat melalui program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kegiatan ini mempertimbangkan tinggi beban penyakit yang disebabkan infeksi human papilloma virus yaitu 95 persen penyebab kanker serviks. Kini telah tersedia vaksin HPV yang aman untuk mencegah penyakit tersebut, maka dilakukan penambahan vaksin baru, yaitu vaksin HPV ke dalam program BIAS.

"Keterpaduan lintas program dan lintas sektor diselenggarakan melalui Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah," terangnya.Retno mengungkapkan perlu dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan introduksi vaksin baru ke dalam program imunisasi nasional.

Sebanyak 95 persen kanker serviks disebabkan oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Ini biasa terjadi pada perempuan usia reproduksi. Ada lebih dari 100 tipe HPV dan sekitar 40 tipe dapat menginfeksi area genital.

Tipe yang paling sering menyebabkan kanker serviks, kanker vulva vagina, pre-kanker anal, dan kanker penis adalah tipe 16 dan 18, sedangkan tipe 6 dan 11 paling sering menyebabkan kutil kelamin. Saat ini, program nasional pencegahan kanker serviks yang sudah dilaksanakan adalah deteksi dini kanker serviks dengan metode inspeksi visual dengan asam asetat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.