Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sistem Politik RI Telah Akomodasi Perempuan

📅 Sabtu, 12 Agu 2023, 01:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sistem Politik RI Telah Akomodasi Perempuan Doc: antaranews
Ket. Wakil Presiden Ma’ruf Amin

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan peluang perempuan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden sudah diakomodasi dalam sistem perpolitikan nasional.

Hal itu disampaikan Wapres menjawab pertanyaan tentang peluang keterwakilan perempuan dalam Pilpres 2024 mendatang. "Saya kira nggak ada masalah dalam sistem perpolitikan kita," kata Wapres di Jawa Timur, kemarin.

Wapres mengatakan Indonesia sudah pernah memiliki presiden serta wakil presiden perempuan. Jika nanti ada tokoh perempuan yang akan maju dalam Pilpres 2024, menurutnya, hal itu bergantung pada partai atau gabungan partai yang akan mengusung.

"Kan kita sudah pernah punya wapres perempuan, bahkan presiden perempuan. Saya kira tinggal, tentu ada partai atau gabungan partai yang mengusulkan untuk menjadi calon (presiden dan atau) wakil presiden, dan juga ada calon yang bersedia," kata dia.

Untuk diketahui, Indonesia akan menyelenggarakan pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2024 mendatang. Sejauh ini ada beberapa tokoh perempuan nasional yang namanya disebut-sebut berpeluang maju sebagai bakal calon wakil presiden dalam ajang lima tahunan itu.

Paling Toleran

Dalam kesempatan itu, Wapres Ma'ruf Amin juga menyatakan Indonesia patut bersyukur karena saat ini dikenal sebagai negara paling toleran di dunia, berkat ajaran Wali Songo pada masa lalu.

"Alhamdulillah karena itu kita bersyukur, berkat tuntunan wali itu Indonesia, kita orang Indonesia paling dikenal oleh dunia sebagai bangsa yang paling toleran di dunia," kata dia saat menghadiri Haul Ke-514 Sunan Bonang di Tuban, Jawa Timur, Kamis (10/8) malam. Sunan Bonang adalah satu di antara sembilan Wali Songo.

Dia mengatakan saat ini banyak negara berusaha membangun kehidupan yang toleran di antara umat manusia sehingga mereka belajar dari Indonesia.

Dia mencontohkan beberapa waktu yang lalu ada utusan dari kelompok cendekiawan Muslim di Timur Tengah datang ke Indonesia untuk belajar toleransi di Indonesia. "Jadi kita dijadikan rujukan, mereka datang ke sini ingin belajar dan bahkan dia mengatakan sekarang ini bukan saatnya bahasa Arab diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, tapi mestinya bahasa Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab," ujar dia.

Menurut dia, hal itu disebabkan banyak nilai luhur dan toleran yang diajarkan dan dipraktikkan di Indonesia sehingga Indonesia menjadi negara yang paling toleran di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.