Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dolar Bertahan Hampir Datar Setelah Data Inflasi AS Lemah

📅 Jumat, 11 Agu 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dolar Bertahan Hampir Datar Setelah Data Inflasi AS Lemah Doc: ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic
Ket. Arsip foto - Uang kertas dolar AS terlihat dalam ilustrasi ini diambil 10 Maret 2023.

NEW YORK - Dolar AS bertahan hampir datar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (10/8) atau Jumat pagi WIB, karena investor mencerna laporan indeks harga konsumen (IHK) AS yang menunjukkan kenaikan moderat pada Juli.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, naik tipis 0,03 persen menjadi 102,5222 pada akhir perdagangan.

IHK AS naik 0,2 persen bulan lalu, menyamai kenaikan pada Juni, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada Kamis (10/8). IHK naik 3,2 persen dalam 12 bulan hingga Juli, menguat dari kenaikan 3,0 persen pada Juni, yang merupakan kenaikan tahunan terkecil sejak Maret 2021.

IHK inti, yang tidak termasuk harga pangan dan energi, naik 0,2 persen pada Juli, sama dengan kenaikan bulan sebelumnya. Dalam basis 12 bulan, IHK inti tumbuh 4,7 persen setelah naik 4,8 persen pada Juni.

"Laporan IHK Juli menawarkan bukti yang lebih meyakinkan bahwa tekanan inflasi mereda," kata ekonom senior EY-Parthenon Lydia Boussour pada Kamis (10/8).

"Pejabat Federal Reserve kemungkinan akan melihat laporan itu sebagai satu langkah lagi menuju jalur disinflasi," kata Boussour. "Tetapi dengan inflasi masih jauh dari target 2,0 persen, Fed kemungkinan akan mempertahankan bias hawkish dan membuka pintu untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut jika data membenarkannya."

Setelah penurunan cepat menyusul laporan IHK terbaru di awal sesi, dolar AS dengan cepat pulih karena harga-harga obligasi pemerintah AS meningkat, membantu greenback mendapatkan kembali kekuatannya yang hilang.

Sebuah laporan terpisah dari Departemen Tenaga Kerja pada Kamis (10/8) menunjukkan klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara itu meningkat 21.000 menjadi 248.000 yang disesuaikan secara musiman untuk pekan yang berakhir 5 Agustus.

Rata-rata pergerakan empat minggu klaim, pembacaan yang kurang stabil, naik 2.750 menjadi 228.250, menurut data.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,0990 dolar AS dari 1,0975 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2691 dolar AS dari 1,2724 dolar AS.

Dolar AS dibeli 144,7080 yen Jepang, lebih tinggi dari 143,6760 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8760 franc Swiss dari 0,8773 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3421 dolar Kanada dari 1,3417 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,6760 krona Swedia dari 10,6838 krona Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.