Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengendalian Nyamuk Jadi Kunci Keberhasilannya

📅 Rabu, 09 Agu 2023, 06:25 WIB | Oleh:
Pengendalian  Nyamuk Jadi Kunci  Keberhasilannya Doc: AFP/ Gabriel Rodriguez

Keberhasilan pembangunan Terusan Panama sepanjang 82 kilometer, memotong sisi tersempit benua Amerika untuk menghubungkan lalu lintas kapal antara Samudra Pasifik di sisi barat dan dan Atlantik sisi timur, bukanlah perkara mudah.

Ketika alat berat tidak sekuat saat ini, maka yang dibutuhkan ribuan para pekerja yang bekerja dengan keras di tengah hujan dan lumpur. Mereka mencoba membelah Panama menjadi dua untuk menghubungkan Samudra Pasifik dengan Samudera Atlantik di Laut Karibia.

Namun, pekerjaan yang sulit dan kotor melibatkan lebih dari sekadar menggali dan mendinamit perbukitan. Bekerja di pembangunan Terusan Panama pada masa-masa awal adalah tentang bertahan hidup. Ditambah dengan prestasi teknik inovatif yang dicapai menjadikan Terusan Panama yang menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia modern.

Dari sisi sosial, pembangunannya merupakan keputusan yang lebih berurusan dengan manusia daripada mesin yang terbukti paling kritis. Ribuan pekerja kemungkinan sebanyak 22.000 tewas saat pihak Prancis pertama kali mencoba menggali kanal, namun akhirnya berhenti. Pihak Prancis awalnya mengira pembangunannya segampang Terusan Suez.

Demam kuning merajalela, begitu pula malaria. Kecelakaan di tempat kerja menyebabkan kematian dan cacat. Hampir 80 persen tenaga kerja melarikan diri ketika AS mengambil alih pembangunan terusan pada 1903.

Ketika insinyur terkenal John Frank Stevens tiba pada tahun 1905, tugas pertamanya adalah menghentikan "pembantaian" tersebut. Menggandeng dokter Angkatan Darat AS William Crawford Gorgas, ia ditugaskan mengendalikan nyamuk penyebab penyakit malaria.

"Orang-orang pada zaman itu tidak dapat membayangkan seekor nyamuk dapat membunuh orang yang kuat. Mereka tidak dapat mempercayai hal itu," kata J. David Rogers, seorang profesor teknik geologi di Universitas Sains & Teknologi Missouri, dikutip dariHow Stuff Work. "Hal yang harus Anda taklukkan untuk membuat proyek itu berhasil adalah masalah sanitasi," imbuh dia.

Dengan bimbingan Gorgas dan di bawah perintah Stevens, lahan rawa dikeringkan dan padang rumput yang dekat dengan pekerja dipotong untuk mengendalikan nyamuk.

Selain penyakit mematikan yang menjangkiti hari-hari awal konstruksi, cuaca yang sulit (hujan tropis dan panas yang menyengat) dan biaya, para insinyur memperdebatkan sifat Terusan Panama sejak dini. Mereka akhirnya meninggalkan ide tentang kanal permukaan laut (seperti Suez). Stevens malah bersikeras pada sistem pintu air (lock) dengan cara menaikkan atau menurunkan kapal sesuai kebutuhan. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.