Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berdayakan Warga, Pemkab Garut Terus Majukan Komoditas Jeruk Garut

📅 Minggu, 06 Agu 2023, 21:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berdayakan Warga, Pemkab Garut Terus Majukan Komoditas Jeruk Garut Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Bupati Garut Rudy Gunawan meninjau kebun jeruk yang siap panen di Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (2/8/2023).

Garut - Berdayakan warga, Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus berupaya mengembangkan komoditas jeruk Garut dengan menyiapkan petani, memperluas lahan, dan juga menjaga benih induk dalam rangka melestarikan produk unggulan dari Garut dan bisa memberikan manfaat secara finansial.

"Kita tetap konsentrasi untuk melestarikan jeruk Garut. Kita ada Balai Benih Hortikultura, di sana ada balai benih induk, khusus untuk pohon jeruk Garut," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut Beni Yoga di Garut, Minggu.

Ia menuturkan Kabupaten Garut dikenal dengan hasil pertanian, termasuk komoditas jeruk yang memiliki ciri tersendiri dibandingkan dengan jenis jeruk umum lainnya.

Pemkab Garut berupaya menjaga keaslian jeruk Garut dengan melakukan pemurnian benih bekerja sama dengan Balai Benih di Malang.

"Itu kita murnikan, dan itu sebagai bahan induk untuk perbanyakan benih jeruk Garut di Kabupaten Garut khususnya," katanya.

Ia menyampaikan sudah menyebarkan 300 ribuan bibit ke petani untuk ditanam dan dikembangkan di lahan pertaniannya.

Jeruk Garut itu baru dapat menghasilkan buahnya atau dipanen pada usia 3 sampai 4 tahun, sehingga petani perlu bersabar untuk memetik hasilnya.

Selain jeruk Garut, kata Beni, pihaknya juga memperbolehkan petani untuk menanam jeruk siam yang hasil panennya lebih cepat dibandingkan dengan jeruk Garut agar petani yang saat ini menunggu panen jeruk Garut tetap bisa mendapatkan penghasilan.

"Sekarang kebijakan kita tetap jeruk siamnya kita akomodir, karena memang petani juga butuh panen cepat, tapi jeruk Garutnya minimal 60 persen dari tanaman itu jeruk Garut, 40 persen lainnya jeruk siam," katanya.

Ia menyampaikan Pemkab Garut menargetkan penanaman 1 juta bibit jeruk Garut bisa tumbuh berkembang di Garut, karena komoditas itu cukup menjanjikan pasarnya.

Selama ini, lanjut dia, jeruk Garut banyak yang mencari, bahkan satu atau dua bulan menjelang panen sudah ada yang beli karena permintaan pasar cukup bagus, sementara produksi terbatas.

"Karena memang sekarang masih terbatas produksinya, sehingga ketika ada panen jeruk Garut, biasanya sudah ditunggu oleh konsumen yang sudah terbiasa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.