Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Retno: Rakyat Harus Jadi Pusat Pekerjaan Pemerintahan Negara-negara Asean

📅 Jumat, 04 Agu 2023, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Retno: Rakyat Harus Jadi Pusat Pekerjaan Pemerintahan Negara-negara Asean Doc: kemlu.go.id

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi, menegaskan bahwa rakyat harus menjadi pusat dari pekerjaan yang dilakukan semua pemerintah negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean).

Semangat itulah, menurut dia, yang ingin diprioritaskan Indonesia selama kepemimpinannya tahun ini yaitu untuk menjaga peran Asean sebagai lokomotif perdamaian dan stabilitas serta mewujudkan Asean Matters, yang berarti masyarakat bisa menikmati hidup dalam lingkungan yang damai.

"Indonesia juga ingin mempertahankan Asia tenggara sebagai epicentrum of growth, dimana rakyat bisa menikmati kemakmuran," kata Menlu Retno seperti dikutip dari transkrip sambutannya dalam Pertemuan Para Gubernur dan Wali Kota se-Asean di Jakarta, Selasa (1/8).

Guna mewujudkan tema keketuaan Indonesia tersebut, Menlu Retno memaparkan tiga agenda utama yang harus diupayakan yaitu ketahanan kesehatan, ketahanan pangan, dan transisi energi.

Dalam hal ini, Indonesia memfokuskan pekerjaannya di Asean untuk memperkuat kerja sama kesehatan termasuk melalui One Health Initiative dan Asean Response Fund. Sementara terkait ketahanan pangan, Menlu Retno menyinggung tentang perang di Ukraina yang telah menyebabkan kelangkaan pangan dan kenaikan harga kebutuhan pokok, selain dunia juga menghadapi banyak masalah terkait pangan dari gagal panen yang terhambat akibat perubahan iklim dan tingginya tingkat kelaparan.

Memperhatikan tantangan-tantangan tersebut, Menlu Retno memastikan bahwa kepemimpinan Indonesia akan memprakarsai inisiatif yang akan membangun mekanisme regional untuk memperkuat ketahanan pangan, rantai pasokan regional, dan pertanian berkelanjutan.

Terakhir mengenai transisi energi, dia mengatakan bahwa ekonomi hijau merupakan masa depan Asia tenggara. Indonesia telah menetapkan target yang ambisius yaitu target bauran energi 23 persen dari energi terbarukan pada 2025, dan emisi nol bersih pada 2060. Asean pun berkomitmen untuk mencapai target energi terbarukan sebesar 23 persen dalam pasokan energi pada 2025. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.