Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Energi Surya Solusi Daerah Pesisir

📅 Rabu, 02 Agu 2023, 08:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Energi Surya Solusi Daerah Pesisir Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah membangun fasilitas pembuat es balok bertenaga surya atau solar ice maker berlokasi di Sulamu, Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas ini diperlukan oleh nelayan lokal untuk menjaga kualitas tangkapan sehingga tak mudah rusak.

Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Andriah Feby Misna, menuturkan fasilitas ini sepenuhnya menggunakan tenaga surya dan sistem baterai kecil. Solar ice maker di Sulamu dapat menghasilkan es balok hingga 1 ton per hari. "Teknologi ini juga menggunakan pendingin natural R290, membuatnya seratus persen bebas emisi karbon," ucapnya di Jakarta, Selasa (1/8).

Dia menambahkan, sebelumnya, demi menjaga kualitas hasil tangkapan harian, nelayan lokal di Sulamu harus mengambil pasokan es balok dari Kupang dengan menempuh perjalanan laut selama setengah jam.

Menurut data Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Timur (NTT), potensi produksi ikan Sulamu di atas 1.000 ton. Sayangnya, lebih dari setengahnya mengalami penurunan kualitas ataupun terbuang akibat penyimpanan buruk.

Kehadiran solar ice maker juga menjadi sumber pasokan es balok berkualitas, dengan tingkat ketahanan yang lebih tinggi dibanding es plastik produksi rumahan yang selama ini menjadi salah satu opsi pendingin utama bagi nelayan di Sulamu.

Lokasi fasilitas solar ice maker yang relatif mudah dijangkau dibanding lokasi pabrik es balok di Kupang juga memungkinkan nelayan untuk menghemat biaya operasional. Penghematan ini secara langsung turut berdampak baik bagi penurunan penggunaan bahan bakar kapal yang bersumber dari energi fosil.

"Dengan adanya solar ice maker yang kita bangun dengan memanfaatkan tenaga surya, kita bisa membuat ice blocks yang bisa mengawetkan produksi ikan hasil tangkapan nelayan dan berdampak positif meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Sulamu," tutur Andriah Feby Misna yang awal pekan ini menggelar kegiatan Diseminasi Hasil Asesmen Dampak Sosial dan Ekonomi Fasilitas Solar Ice Maker Sulamu.

Resmi Beroperasi

Solar ice maker di Sulamu telah resmi beroperasi sejak Mei 2022 dan sebagai tindak lanjut, kajian dampak sosial ekonomi dilakukan untuk melihat peran dan kontribusi fasilitas solar ice maker bagi nelayan setempat. Ini merupakan kerja sama Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) bekerja sama dengan Deutsche Gesselschaft für Internationalle Zusammenarbeit (GIZ) serta kolaborasi sektor swasta dan investor lokal.

Mewakili Tim Asesmen, Petrus Andung dari Universitas Nusa Cendana Kupang menyampaikan solar ice maker berkontribusi dalam peningkatan akses rantai dingin, memungkinkan nelayan setempat untuk mendapatkan es balok dengan lebih mudah, cepat, dan murah. "Selain dampak langsung yang dirasakan oleh nelayan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari, kehadiran fasilitas solar ice maker ternyata juga membuka peluang usaha baru," paparnya.

Tak kalah penting, keberadaan fasilitas solar ice maker juga membuka peluang pekerjaan baru bagi penduduk setempat, salah satunya sebagai operator pabrik es.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

14 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.