Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Fransiskus Desak Russia Kembali ke Kesepakatan Pangan Laut Hitam

📅 Selasa, 01 Agu 2023, 00:04 WIB | Oleh:
Paus Fransiskus Desak Russia Kembali ke Kesepakatan Pangan Laut Hitam Doc: VINCENZO PINTO / AFP
Ket. Paus Fransiskus melambaikan tangan dari jendela istana apostolik yang menghadap ke alun-alun Santo Petrus selama doa Angelus mingguan, di Vatikan, Minggu (30/7).

VATICAN CITY - Paus Fransiskus meminta Russia kembali ke kesepakatan pangan Laut Hitam yang selama ini membuat ekspor pangan biji-bijian Ukraina dari tiga pelabuhan bisa terlaksana berkat adanya jaminan keamanan dari Moskwa, kendati kedua negara tengah berperang.

"Saya memohon kepada saudara-saudara saya, otoritas Federasi Russia, agar prakarsa Laut Hitam dapat dilanjutkan dan pangan bisa diangkut dengan aman," kata Paus Fransiskus ketika menyampaikan pesan mingguan Angelus di Vatikan, Minggu (30/7).

Seperti dikutip dari Antara, berbicara kepada umat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Paus Fransiskus mendesak umat beriman agar terus mendoakan para martir di Ukraina, di mana perang menghancurkan segalanya, termasuk pangan.

Untuk itu, Paus Fransiskus menyebut perang tersebut penghinaan besar kepada Tuhan. "Tangisan jutaan saudara-saudari kita yang menderita kelaparan terdengar sampai langit," kata pemimpin dari hampir 1,4 miliar penganut Katolik di seluruh dunia itu.

Harga gandum global melonjak sejak Russia mengumumkan keluar dari perjanjian yang disepakati dengan Ukraina, Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Turki itu, pada 17 Juli 2023.

Sejak itu, Russia menjadikan pelabuhan-pelabuhan Ukraina dan infrastruktur pendukung ekspor biji-bijian di Laut Hitam dan Sungai Danube sebagai sasaran tembaknya.

Russia keluar dari kesepakatan Laut Hitam dengan alasan tuntutannya agar Barat melonggarkan sanksi atas ekspor pangan dan pupuk tidak dipenuhi. Russia juga menyebut bahwa pangan yang diekspor melalui kesepakatan itu malah tidak sampai ke negara-negara miskin.

Pekan lalu, Presiden Russia, Vladimir Putin, menjanjikan pasokan pangan biji-bijian secara gratis ke enam negara di Afrika, tetapi Ketua Uni Afrika, Azali Assoumani, menilai tawaran itu tidak cukup.

Mengutuk Perang

Sejak pecah konflik di Ukraina tahun lalu, Paus Fransiskus berulang kali mengutuk perang itu, tetapi juga berusaha menjaga saluran komunikasi terbuka dengan Moskwa, walau hasilnya minim.

Pada Mei lalu, Paus Fransiskus menugaskan Ketua Konferensi Uskup Italia, Kardinal Matteo Zuppi, untuk bertindak sebagai utusan perdamaian.

Zuppi sejauh ini sudah mengunjungi Kiev, Moskwa, dan Washington. Dia kini tengah mengupayakan pemulangan anak-anak dari Russia dan wilayah yang dikuasai Russia, ke Ukraina.

Sebelumnya, Program Pangan Dunia PBB (WFP), pada Jumat (28/7), mengatakan belum ada tawaran dari Russia untuk memberikan biji-bijian secara gratis kepada organisasi tersebut sejak mundurnya Moskwa dari kesepakatan ekspor pangan Laut Hitam.

"Kami belum diajak bicara," kata Wakil Direktur Eksekutif WFP, Carl Skau, kepada wartawan di markas besar PBB di New York.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

6 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.