Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kapal Kargo Bermuatan Mobil Terbakar di Dekat Taman Laut Belanda

📅 Sabtu, 29 Jul 2023, 14:00 WIB | Oleh:
Kapal Kargo Bermuatan Mobil Terbakar di Dekat Taman Laut Belanda Doc: AP/Kustwacht Nederland/Coast Guard Belanda
Ket. Sebuah kapal berupaya memadamkan kebakaran yang terjadi di sebuah kapal barang di Laut Utara, sekitar 27 km utara Pulau Ameland, Belanda pada Rabu, 26 Juli 2023.

DEN HAAG - Sebuah kapal kargo yang penuh dengan muatan mobil terbakar di dekat habitat burung di lepas pantai Belanda, Kamis (27/7).

Dilansir Associated Press, kapal Fremantle Highway sedang berlayar dari pelabuhan Jerman Bremerhaven ke Singapura ketika terbakar di Laut Utara tak lama sebelum tengah malam pada Selasa sekitar 27 km di sebelah utara pulau Ameland. Insiden ini memicu kekhawatiran akan bencana lingkungan.

Seorang ABK tewas dan lainnya terluka pada Rabu pagi.Sebanyak 21 ABK berkewarganegaraan India telah dievakuasi dari kapal.Penyebab kebakaran belum ditetapkan.

Penjaga pantai Belanda merilis foto pada Kamis yang menunjukkan asap masih mengepul dari kapal dan melayang rendah di atas permukaan laut.

Penjaga pantai mengatakan pada Kamis sore, para kru menggunakan air pasang untuk membelokkan kapal sehingga akan "melayang ke timur lagi dengan dukungan kapal tunda." Manuver tersebut memungkinkan kapal untuk terus mengapung di antara dua jalur pelayaran dan tetap berada sekitar 16 km di lepas pantai Belanda.

"Karena angin dan arus, kapal tidak mungkin tinggal di satu tempat," kata penjaga pantai Belanda.

Kapal milik warga Jepang itu dekat dengan gugusan pulau dan Laut Wadden yang terdaftar sebagai Warisan Dunia, habitat penting bagi burung yang bermigrasi.

Penjaga pantai Belanda mengatakan kapal itu membawa 2.857 mobil, termasuk 25 mobil listrik. Beberapa laporan pada Kamis memperkirakan jumlahnya lebih dari itu. Namun penjaga pantai Belanda mengatakan tidak bisa memberikan konfirmasi.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AStelah memperingatkan tentang kemungkinan bahaya kebakaran baterai kendaraan listrik. Bahaya tersebut berasal dari pelarian termal, reaksi kimia yang menyebabkan suhu dan tekanan baterai yang tidak terkendali meningkat.

Menteri Lingkungan Hidup Jerman Steffi Lemke mengatakan tidak bisa mengesampingkan kemungkinan tenggelamnya kapal yang terbakar.

"Transportasi mobil yang benar-benar normal melalui laut dapat berubah menjadi bencana lingkungan dengan proporsi yang tidak diketahui," kata Lemke dalam sebuah pernyataan."Ini membuat saya sangat prihatin."

Jika kapal tenggelam, "sejumlah besar bahan bakar dan polutan berbahaya lingkungan lainnya dari muatan kapal kargo dapat mencemari ekosistem sensitif Laut Utara secara ekstensif.Taman Nasional Laut Wadden yang unik berada dalam bahaya serius.Itu harus dicegah dengan semua sumber daya kita."

Kapal yang terbakar itu hanyut ke barat menuju pulau Terschelling dan perlahan menjauh dari Borkum, pulau paling barat di Frisian Timur Jerman.Jerman mengirim kapal yang menyiram kapal Fremantle Highway dengan air pada Rabu, untuk menjaganya tetap dingin.

Penjaga pantai mengatakan tidak lagi terjadi "karena jumlah air yang tidak perlu harus dicegah agar tidak masuk ke kapal.Ini membahayakan stabilitas kapal."Dikatakan, api semakin membara ketika kapal didinginkan pada Rabu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.