Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Tebang Pohon, Pemkot Pekalongan Ajak Masyarakat Minimalkan Dampak Perubahan Iklim

📅 Rabu, 26 Jul 2023, 12:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Tebang Pohon, Pemkot Pekalongan Ajak Masyarakat Minimalkan Dampak Perubahan Iklim Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid.

Pekalongan - Jangan tebang pohon. Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengajak masyarakat meminimalkanterhadap dampak perubahan iklim dengan mengubah pola kebiasaan hidup baru denganmencintai alam dan menjaga lingkungan, tidak menebang pohon, tidak membuang sampah sembarangan, dan membatasi penggunaan kendaraan bermotor.

"Gali potensi yang ada di wilayah sekitar yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan menyiapkan langkah mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan yang terjadi," kata Wali kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid di Pekalongan, Rabu.

Menurut dia, perubahan iklim telah mengubah beberapa negara di dunia, termasuk Indonesia, mulai dari meningkatnya suhu, mencairnya es yang menaikkan permukaan air laut, hingga cuaca ekstrem.

Adaptasi perubahan iklim ini, kata dia, tidak bisa ditunda lagi sehingga semua pihak bisa mengatasi terjadinya hal itu sebagai upaya menghadapi dan meminimalisasi perubahan iklim yang ditimbulkan.

"Isu perubahan iklim ini sudah menjadi isu di dunia dan efek yang dirasakan oleh masyarakat sudah luar biasa baik dari sisi kesehatan, lingkungan, dan sebagainya. Oleh karena itu, kami mendorong masyarakat agar mengubah pola kebiasaan hidup baru yang lebih bermanfaat," katanya.

Dikatakannya, pihaknya telah melakukan kampanye aksi adaptasi perubahan iklim melalui pameran dan kreatifitas untuk memulihkan perekonomian setelah pandemi COVID-19.

"Kami bekerja sama dengan Yayasan Kemitraan Indonesia berusaha melakukan upaya ini agar aktivitas menggeliat dan memulihkan perekonomian di daerah," katanya.

Menurut dia, saat ini Pemerintah Jawa Tengah sedang konsentrasi pada tiga wilayah terdampak perubahan iklim yaitu Pekalongan, Kota Semarang, dan Demak.

"Potensi daerah sebenarnya sudah sangat luar biasa. Akan tetapi dengan adanya permasalahan utama yang belum selesai yaitu adanya bencana banjir dan rob yang masih sering melanda di daerah ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.