Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Inovasi Program Pojok Sayuran Bantu Sejahterakan Petani Sukabumi

📅 Selasa, 25 Jul 2023, 16:10 WIB | Oleh:
Inovasi Program Pojok Sayuran Bantu Sejahterakan Petani Sukabumi Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Camat Sukabumi Gin Gin Ginanjar Permana saat meninjau lokasi Program Pojok Sayuran yang merupakan inovasi Pemerintah Kecamatan Sukabumi, Sukabumi, Jabar, untuk mendongkrak kesejahteraan petani.

SUKABUMI-- Program Pojok Sayuran yang merupakan inovasi unggulan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat merupakan upaya Pemerintah Kecamatan Sukabumi membantu meningkatkan kesejahteraan petani.

"Pojok sayuran ini merupakan tempat untuk mempromosikan sekaligus menjual berbagai produk hasil petani di Kecamatan Sukabumi, sehingga keuntungan petani bertambah karena harganya lebih tinggi dibandingkan hanya menjual ke tengkulak atau distributor," kata Camat Sukabumi Gin Gin Ginanjar Permana, di Sukabumi, Senin.

Menurut Gin Gin, di pojok sayuran tersedia 70 jenis sayuran hasil panen dari para petani di Kecamatan Sukabumi dan tempat ini buka setiap harinya. Selain itu, pojok sayuran ini berada di sekitar objek wisata Selabintana dan Pondok Halimun.

Dengan lokasi yang cukup strategis itu, sayuran yang ditawarkan tidak hanya untuk dijual ke warga sekitar saja tetapi kepada wisatawan. Meskipun untuk saat ini pasar konsumen adalah warga sekitar dan wisatawan karena baru diresmikan pada Rabu (19/7), tetapi pihaknya berencana akan memperluas jaringan pemasarannya.

Pojok sayuran ini bisa dimanfaatkan oleh seluruh petani di Kecamatan Sukabumi untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk pertaniannya, sehingga dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi petani karena tidak panjang mata rantai pemasarannya.

"Program Pojok Sayuran ini merupakan inovasi Pemerintah Kecamatan Sukabumi untuk menyejahterakan petani dan diharapkan para anak muda bisa tertarik pada bidang usaha seperti ini," katanya pula.

Pada sisi lain, Gin Gin mengatakan program tersebut juga untuk meregenerasi petani di Kecamatan Sukabumi dimana anak-anak yang nantinya telah lulus SMA sederajat yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi maupun mereka yang telah lulus kuliah bisa membuka usaha sendiri dengan menjadi petani.

Harus diakui, profesi sebagai petani saat ini kurang diminati oleh para generasi muda atau Gen Z, padahal profesi tersebut sangat mulia serta menguntungkan. Maka dari itu, untuk menarik minat generasi muda menjadi petani, pihaknya mengajak masyarakat untuk berbelanja sayuran di pojok sayuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.