Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNNK Balikpapan Ungkap Peredaran Ganja yang Dikemas Sejenis Kue Kering

📅 Senin, 24 Jul 2023, 16:13 WIB | Oleh:
BNNK Balikpapan Ungkap Peredaran Ganja yang Dikemas Sejenis Kue Kering Doc: ANTARA/novi abdi
Ket. Barang bukti kasus DO, ganja berbentuk kue kering dari Medan.

BALIKPAPAN -- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan bersama Bea Cukai Balikpapan mengungkap ganja yang dikemas sejenis kue kering, setelah sebelumnya sukses mengungkap ganja jenis tembakau, kemudian ganja sintetis yang dikemas dalam bentuk cairan.

"Barang itu dikirim dari Bandar Udara Kualanamu Medan menuju Bandar Udara Sepinggan Balikpapan," kata Kepala BNNK Balikpapan Komisaris Polisi (Kompol) Risnotodi Balikpapan, Minggu.

Selainganja dan kue kering itu, BNNK juga meringkus DO, warga asal Medan yang terbukti pemilik kue kering tersebut.???

Pengungkapan kasus iniberawal dari informasi yang menyebutkan ada kiriman ganja dalam bentuk kue kering dari Medan ke Balikpapan.

BNNK yang bekerjasama dengan Bea Cukai kemudian melacak dan melakukan penyelidikan secara intensif.

Saat paket tiba di Balikpapan, petugas dari BNNK segera menyitabarang yang dicurigai tersebut. Dalam paket terdapat bungkusan alumunium foil yang berisi dua toples kecil.

"Saat dibuka, satu toples berisi ganja seberat 171 gram, serta satu toples lainnya berisi kue kering berwarna cokelat seberat 301 gram," urai Kompol Risnoto.

Paket itu memilik tujuan, yaitu nama dan alamat DO selama di Kota Balikpapan.BNNK segera ke alamat tersebut yang berlokasi di lingkungan Jalan Pupuk, Gunung Bahagia, Balikpapan.

"Pelaku sempat menyangkal bahwa barang itu miliknya, namun saat kami hubungi nomor pemesan yang ada di label barang, ada HP yang berbunyi, HP si DO," tegas Kepala BNNK.

DO pun tak dapat lagi mengelak dan mengakui barang itu adalah miliknya. Dari pengakuannya, dia sudah memesan barang itu dari Medan lebih dari dua kali.

Namun,ganjadalam bentuk kue kering itu baru satu kali, dan semuanya untuk konsumsi pribadi.

Ketika kue kering itu dilakukan uji laboratorium, hasilnya pun menunjukkan positif mengandung narkotika golongan 1.

Diyakini dalam pembuatan kue kering itu, disisipkan ganja sebagai satu jenis bahan.

Atas perbuatannya membeli ganja, dan menyimpan ganja, DO kini terancam pidana minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup sesuai Pasal 114 ayat subsider 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.