Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kelaparan, Tiongkok Minta Kesepakatan Ekspor Pangan dari Ukraina, Rusia Dilanjutkan

📅 Minggu, 23 Jul 2023, 21:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kelaparan, Tiongkok Minta Kesepakatan Ekspor Pangan dari Ukraina, Rusia Dilanjutkan Doc: ANTARA/HO-MOFA
Ket. Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Geng Shuang.

Ankara - Tiongkok menyerukan dimulainya kembali ekspor biji-bijian dan pupuk dari Ukraina dan Rusia, setelah kesepakatan penting itu ditangguhkan awal pekan ini.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (21/7), Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB Geng Shuang menggarisbawahi pentingnya kesepakatan biji-bijian Laut Hitam untuk keamanan pangan global.

Berdasarkan laporan stasiun televisi Tiongkok CGTN, Geng menyatakan harapan Beijing agar pihak-pihak terkait bekerja sama dengan PBB untuk melanjutkan ekspor biji-bijian dan pupuk dari Ukraina dan Rusia dalam waktu dekat.

Kepala bantuan kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengatakan banyak orang kecewa dengan keputusan Rusia yang menangguhkan keikutsertaannya dalam kesepakatan biji-bijian pada 17 Juli 2023.

Sebelumnya, kesepakatan yang ditandatangani oleh Ukraina dan Rusia serta ditengahi oleh PBB dan Turki itu telah memfasilitasi pengiriman lebih dari 32 juta ton biji-bijian Ukraina secara aman ke pasar global.

Griffiths menggarisbawahi bahwa bagi 362 juta orang, penangguhan perjanjian oleh Rusia merupakan ancaman bagi masa depan mereka dan masa depan anak-anak serta keluarga mereka.

"Mereka tidak sedih, mereka marah dan khawatir. Sebagian dari mereka akan kelaparan, banyak yang mungkin mati akibat keputusan ini," ujar dia.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memulihkan kembali partisipasinya dalam kesepakatan dan meminta negara-negara Barat untuk mempertimbangkan tuntutan Rusia.

Rusia menolak memperpanjang masa perjanjian itu setelah 17 Juli 2023 dengan mengatakan "bagiannya dalam kesepakatan itu belum dilaksanakan".

Moskow mengacu pada penghapusan hambatan ekspor produk pupuknya, termasuk agar Bank Pertanian Rusia dimasukkan dalam sistem pembayaran internasional SWIFT.

Kesepakatan biji-bijian Laut Hitam ditandatangani di Istanbul pada Juli 2022 untuk menciptakan menciptakan koridor aman ekspor pangan dari tiga pelabuhan Ukraina yang ada di Laut Hitam.

Berjalannya kesepakatan itu telah membantu mengendalikan harga yang melonjak dan meredakan krisis pangan global dengan memulihkan pasokan gandum, minyak bunga matahari, pupuk, dan produk lainnya dari Ukraina--yang adalah salah satu pengekspor biji-bijian terbesar di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.