Mengenal ‘Global South’, Kubu Geopolitik yang Sedang Naik Daun
📅 Kamis, 20 Jul 2023, 13:37 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara itu, istilah "sudah berkembang", "berkembang", dan "terbelakang" juga mendapat kritik karena menampilkan negara-negara Barat sebagai contoh negara ideal dan negara-negara di luar kubunya sebagai negara yang terbelakang.
Istilah yang semakin sering digunakan untuk menggantikannya dan terdengar lebih netral adalah "Global South".
Geopolitik, bukan geografis
Istilah "Global South" tidak serta merta bermakna geografis. Ada dua negara terbesar dalam Global South - Cina dan India - yang seluruh wilayahnya terletak di belahan Bumi bagian utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebaliknya, penggunaan istilah itu justru menunjukkan campuran kesamaan politik, geopolitik, dan ekonomi antarnegara.
Negara-negara Global South sebagian besar merupakan korban imperialisme dan pemerintahan kolonial, dengan negara-negara Afrika menjadi contoh yang paling terlihat akan hal ini. Ini memberi mereka pandangan yang sangat berbeda tentang apa yang digambarkan oleh para ahli teori ketergantungan sebagai hubungan antara pusat dan pinggiran dalam ekonomi politik dunia - atau, secara sederhana, hubungan antara "Barat dan yang lainnya".
Mengingat ketidakseimbangan hubungan di masa lalu antara banyak negara Global South dan Global North - baik selama era kekaisaran dan Perang Dingin - tidak heran jika saat ini banyak yang memilih untuk tidak bersekutu dengan salah satu kekuatan besar mana pun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jika istilah "Dunia Ketiga" dan "terbelakang" mencerminkan gambaran ketidakberdayaan ekonomi, ini tidak berlaku untuk "Global South".
Sejak pergantian abad ke-21, "pergeseran kekayaan," istilah yang dijadikan acuan oleh Bank Dunia, dari Atlantik Utara ke Asia Pasifik telah menjungkirbalikkan banyak kebijaksanaan konvensional tentang dari mana kekayaan dunia berasal.
Pada tahun 2030, ada proyeksi bahwa tiga dari empat negara ekonomi terbesar akan berasal dari Global South - kemungkinan urutannya adalah Cina, India, Amerika Serikat (AS), dan Indonesia. PDB dalam hal daya beli negara-negara BRICS yang didominasi Global Selatan - Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan - telah melampaui kelompok G7 yang didominasi negara Global North. Dan saat ini ada lebih banyak miliarder di Beijing daripada di New York.
Global South sedang bergerak
Pergeseran ekonomi ini berjalan seiring dengan peningkatan visibilitas politik. Negara-negara Global South semakin menegaskan diri mereka di kancah global - baik itu melalui perantaraan Cina untuk pemulihan hubungan Iran dan Arab Saudi atau upaya Brasil untuk mendorong rencana perdamaian untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Pergeseran kekuatan ekonomi dan politik ini telah membuat para pakar geopolitik seperti Parag Khanna dan Kishore Mahbubani menulis tentang kedatangan "Abad Asia." Lainnya, seperti ilmuwan politik Oliver Stuenkel, telah mulai berbicara tentang "dunia pasca-Barat."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!