Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Terbaru, Daop 7 Madiun Masih Mendata Jumlah Penumpang ke Blitar

📅 Rabu, 19 Jul 2023, 03:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Terbaru, Daop 7 Madiun Masih Mendata Jumlah Penumpang ke Blitar Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Situasi kebakaran setelah temperan antara KA 112 Brantas relasi Pasar Senen - Blitar dengan truk tronton pada di perlintasan sebidang (JPL 6) di Km 1+523 antara stasiun Jerakah - Semarang Poncol.

Blitar - Berita terbaru. PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Jawa Timur, masih memastikan data jumlah penumpang yang turun di Stasiun Blitar, imbas temperan antara KA 112 Brantas relasi Pasar Senen - Blitar dengan truk tronton pada sebuah perlintasan sebidang.

"Informasi sementara masinis aman, penumpang aman. Saat ini, tim dari Daop 4 Semarang sedang penanganan," kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto saat dikonfirmasi, Selasa malam.

Hingga kini pihaknya terus koordinasi terkait dengan perkembangan penanganan kejadian temperan itu. Hal itu juga memastikan gangguan perjalanan kereta api serta kondisi penumpang terkini.

Namun, untuk sementara imbas kejadian temperan antara KA 112 Brantas relasi Pasar Senen - Blitar dengan Truk Tronton pada di perlintasan sebidang (JPL 6) di Km 1+523 antara stasiun Jerakah - Semarang Poncol tersebut, lokomotif KA Brantas mengalami kebakaran dan dua jalur kereta api pada petak Jerakah - Semarang Poncol untuk saat ini belum bisa dilalui.

Ia menambahkan, saat ini tim berusaha keras untuk memadamkan api.

"Informasi yang kami terima, api pada lokomotif sudah berhasil dipadamkan. Untuk rangkaian kereta eksekutif dua ke belakang saat ini sudah berhasil diamankan dan ditarik mundur menuju Stasiun Jerakah (Semarang)," kata dia.

KA 112 Brantas tersebut membawa empat kereta kelas eksekutif, enam kereta kelas ekonomi dan satu kereta pembangkit. Untuk kondisi masinis dan asisten masinis dalam kondisi selamat, serta para penumpang tidak ada yang terluka.

Pihaknya juga mengatakan hingga kini masih belum diketahui terkait dengan keterlambatan laju kereta api imbas kejadian itu.

"Belum diketahui kereta apa saja yang terlambat," kata dia.

Ia juga menambahkan, PT KAI menyampaikan permohonan maaf atas adanya gangguan perjalanan KA yang terjadi.

Tim KAI Daop 4 Semarang, saat ini sedang melakukan berbagai upaya untuk secepatnya normalisasi di jalur kereta api agar perjalanan KA kembali normal.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat pengguna kendaraan yang melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati.

Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

"Dengan tertibnya masyarakat pengguna jalan dan peran optimal seluruh stakeholder, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud. Sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan pengguna jalan juga selamat sampai di tempat tujuan," kata Supriyanto.

Sementara itu, di Stasiun Blitar, Jawa Timur, untuk saat ini situasi masih normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.