Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Surplus Perdagangan Tidak Membekas Bagi Rakyat Indonesia

📅 Selasa, 18 Jul 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Surplus Perdagangan Tidak Membekas Bagi Rakyat Indonesia Doc: ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO
Ket. NILAI EKSPOR TURUN I Petugas keamanan berbicara dengan sopir saat memantau aktivitas bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/7). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Juni 2023 mencapai 20,61 miliar dolar AS atau turun 5,08 persen dibanding dengan nilai ekspor Mei 2023 sebesar 21,72 miliar dolar AS.

JAKARTA - Sekitar 2.478 triliun rupiah atau 167 miliar dollar Amerika Serikat (AS) Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari para eksportir Indonesia disembunyikan atau disimpan di sistem perbankan Singapura. Jumlah tersebut diperoleh dari rerata nilai ekspor Indonesia sejak tahun 2014 hingga 2022, dikurangi dengan estimasi jumlah dollar AS milik eksportir yang dikonversi ke rupiah.

Hasil kalkulasi CNBC Indonesia Intelligence Unit (CIIU) yang dikutip pada Senin (17/7) menyebutkan dampak serius dari kegemaran eksportir menyimpan dananya di perbankan luar negeri, terutama Singapura yang merupakan financial hub dunia, adalah berkah surplus perdagangan Indonesia selama 35 bulan berturut-turut yang tidak membekas bagi rakyat Indonesia.

Hal itu karena rata-rata atau 90 persen dari dana penjualan ekspor setiap tahunnya oleh para eksportir diserahkan pengelolaanya di pelbagai lembaga keuangan Singapura. Mereka menawarkan tidak hanya suku bunga simpanan dollar AS yang sangat tinggi, bisa tiga kali lipat dari suku bunga deposito valas di bank-bank Indonesia-tetapi juga bebas pajak apabila ingin beli aset investasi di Indonesia via lembaga keuangan Singapura.

Sebaliknya, bila eksportir menyimpan DHE di dalam perbankan Indonesia, mereka hanya memperoleh sekiranya sepertiga bunga deposito valas dari Singapura, dan malah dikenai pajak pendapatan bunga bila ingin beli aset keuangan seperti obligasi.

Menurut sumber CIIU di Bank Indonesia yang mengerti betul statistik arus uang masuk-keluar, jumlah DHE yang dikonversi oleh eksportir-eksportir Indonesia itu tidak lebih dari kisaran 10-15 persen dari perolehan penjualan ekspor mereka.

"Yang saya ingat per bulan eksportir kalau jual tidak sampai 1 miliar dollar AS," ungkap sumber itu. "Estimasi sekitar 10-15 persen dari DHE yang dikonversi ke rupiah, artinya yang betul-betul menjadi effective supply di pasar. Sisanya disimpan di perbankan Singapura." Sebutnya seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahaladia pernah blak-blakan mengatakan bahwa banyak pengusaha asal Indonesia yang berinvestasi di Indonesia tetapi tidak langsung, melainkan menggunakan perusahaan cangkang di Singapura, sehingga uang hasil ekspor Indonesia diklaim sebagai asal negeri tetangga itu.

"Saya yakin bukan uang Singapura, sebagian besar orang Indonesia. Itu bukan uang Singapura semua. Singapura jadi hub untuk mereka masuk ke Indonesia," katanya beberapa waktu lalu.

Berlaku 1 Agustus

Pemerintah resmi mewajibkan eksportir menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) paling sedikit 30 persen dalam sistem keuangan Indonesia minimal selama tiga bulan. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2023 tentang DHE dari kegiatan pengusahaan, pengelolaan, dan/atau pengolahan sumber daya alam, sebagai pengganti PP Nomor 1 Tahun 2019.

Ketentuan ini berlaku bagi hasil barang ekspor pada sektor pertambangan, perkebunan, kehutanan dan perikanan. Aturan ini akan mulai berlaku pada 1 Agustus 2023 mendatang. Kebijakan ini dampaknya tidak akan signifikan menstabilkan rupiah, juga tidak akan meningkatkan cadangan devisa.

Selain itu kebijakan ini dinilai tidak akan mengubah perilaku eksportir yang menempatkan DHE-nya di luar negeri. Karena setelah tiga bulan hasil DHE akan tetap dipindahkan ke luar negeri. Dalam jangka panjang DHE yang mengendap di domestik akan tetap terbatas dan tidak signifikan membantu stabilisasi nilai tukar. Pasokan DHE di bank domestik baru akan meningkat apabila DHE ditukarkan ke rupiah.

Harus Dipaksakan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.