Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Agam: 68 rumah Terdampak Longsor

📅 Minggu, 16 Jul 2023, 19:48 WIB | Oleh:
BPBD Agam: 68 rumah Terdampak Longsor Doc: ANTARA/HO-BPBD Agam
Ket. Kondisi rumah di Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam digenangi material lumpur, Minggu (16/7).

Lubukbasung,-, 16/7 (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat mencatat sebanyak 68 rumah terdampak tanah longsor di Kecamatan Tanjung Raya, akibat curah hujan cukup tinggi, Kamis (13/7) dan dua orang meninggal dunia.

"Sebanyak 68 rumah itu dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Minggu.

Ia mengatakan ke-68 unit rumah itu tersebar di Jorong Alai dan Jorong Muko-muko Nagari Koto Malintang, kemudian di Jorong Sigiran, Jorong Pantas dan Jorong Sungai Tampang Nagari Tanjung Sani.

"Korban mengungsi ke rumah tetangga, rumah keluarga dan lainnya. Sebagian mereka tetap di rumahnya setelah material dibersihkan," katanya.

Ia menambahkan, material tanah longsor tersebut menimbun dua warga Pantas, Nagari Tanjung Sani atas nama Radi dan Rina.Jasad Radi ditemukan tim gabung dari BPBD Agam, Satpol PP Damkar Agam, TNI, Polri, PMI Agam, Satpol PP Damkar, warga dan lainnya pada Jumat (14/7) sekitar pukul 06.30 WiB.

Sedangkan jasad Rina ditemukan sekitar satu meter di belakang rumahnya, Sabtu (15/7) sekitar pukul 13.20 WIB.

"Tiga orang lainnya berhasil selamat dari tanah longsor yang melanda daerah itu," katanya.

Ia menyebutkan korban tanah longsor telah mendapatkan bantuan kebutuhan pokok dan bantuan lainnya dari pemerintah setempat.

Sebagian bantuan untuk korban dibawa menggunakan dua unit perahu karet, mengingat jalan menuju lokasi masih tertimbun material tanah longsor.

Saat ini, tambahnya, empat unit alat berat telah diturunkan untuk membersihkan material tanah longsor.

Empat unit alat berat itu jenis ekskavator mini milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, ekskavator besar milik Balai Wilayah Sungai Sumatera V.

Setelah itu, wheel loader milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, wheel loader milik UPT Balai Jalan Provinsi.

Pembersihan material tanah longsor tersebut juga melibatkan BPBD Agam, Satpol PP Damkar Agam, TNI, Polri, Dishub Agam, Dompet Dhuafa Singgalang, Baznas Agam, PMI Agam, PUTR Agam, warga dan lainnya.

"Pembersihan material tanah longsor diupayakan secepat mungkin, agar arus lalu lintas kembali normal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.