Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Tidak Ada Pencemaran, Jepang: Pelepasan Limbah Fukushima Akan Patuhi Standar Internasional

📅 Sabtu, 15 Jul 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Tidak Ada Pencemaran, Jepang: Pelepasan Limbah Fukushima Akan Patuhi Standar Internasional Doc: ANTARA/Muhammad Iqbal
Ket. Menlu Jepang Hayashi Yoshimasa menyampaikan pandangannya dalam Pertemuan Ke-24 Menteri Luar Negeri Asean Plus Tiga (APT FMM) di Jakarta, Kamis (13/7/2023).

Jakarta - Semoga tidak ada pencemaran. Menteri Luar Negeri Jepang Yoshimasa Hayashi mengatakan pelepasan limbah air terkontaminasi dari pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima yang lumpuh akan mematuhi standar internasional.

"Pelepasan air limbah Fukushima akan mematuhi standar internasional," kata Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Jepang Okano Yukiko dalam pengarahan media secara daring, Jumat, mengutip pernyataan Menlu Hayashi di sela-sela Pertemuan Menteri Luar Negeri Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (AMM) di Jakarta.

Okano mengatakan pernyataan Menlu Hayashi adalah untuk menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh Direktur Kantor Komisi Sentral untuk Urusan Luar Negeri China Wang Yi selama pertemuan.

Wang Yi menyampaikan keprihatinan bahwa pelepasan air limbah tersebut dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan manusia dan juga mencemari lingkungan.

Hayashi, kata Okano, menanggapi keprihatinan tersebut dengan mengatakan bahwa Jepang tidak akan membuang air limbah terkontaminasi dari pembangkit Fukushima jika hal itu akan membahayakan kesehatan manusia dan mencemari lingkungan.

Ia menegaskan bahwa pelepasan air limbah akan mematuhi standar internasional, termasuk yang ditetapkan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Secara terpisah, dalam pertemuan bilateral menlu Jepang dan Korea Selatan (Korsel) di sela-sela AMM di Jakarta, Hayashi menegaskan kembali kepada Korsel bahwa Jepang, setelah pelepasan air limbah dimulai, akan memublikasikan informasi pemantauan secara transparan dan cepat saat menjalani peninjauan yang dilakukan oleh IAEA.

Jika masalah terdeteksi selama proses pemantauan, seperti nilai konsentrasi bahan radioaktif yang dianggap tidak wajar, Jepang akan mengambil langkah-langkah yang sesuai seperti yang direncanakan.

"Jepang akan mengambil langkah-langkah yang sesuai seperti yang direncanakan, termasuk dengan segera menghentikan pelepasan," demikian katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Persija Pinjamkan Striker Mauro Zijlstra ke Arema Malang
    Preview komentar:
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
    Berapa nomor wa Call Center Bank Panin? Nomor WhatsApp ...
  • Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
    Wa Call Center perihal kendala transaksi Bank Panin Nomor ...
  • Daftar Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 Rp2,710 Juta/Gram, Antam Rp2,782 juta/Gram, UBS Rp2,774 Juta/Gram
    Preview komentar:
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
    Wa Call Center perihal kendala kartu ATM Bank ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Status Siaga Kekeringan Met...

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.