Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Terapkan Strategi 4K Antisipasi Lonjakan Harga Ayam

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 22:24 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Terapkan Strategi 4K Antisipasi Lonjakan Harga Ayam Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Anggota Komisi Komunikasi dan Edukasi Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) Heru Sutadi saat berbincang dengan pedagang ayam potong di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/7/2023).

Jakarta, 14/7 (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan strategi 4K, yakni keterjangkauan, ketersediaan, distribusi, dan komunikasi efektif kepada masyarakat untuk mengantisipasi melonjaknya harga ayam di pasaran.

"Kami terus berupaya menstabilkan harga ayam potong di pasaran yang saat ini mencapai Rp90 ribu per ekor," kata Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Untuk keterjangkauan, kata Suharinimelalui kegiatan operasi pasar selama lima hari berturut-turut yang dilaksanakan sejak 10 hingga14 Juli 2023.

Menurut Suharini, kegiatan ini pastinya akan mempengaruhi harga ayam di pasaran, karena penjualan harga ayam yang terjangkau untuk masyarakat.

Sedangkan, untuk ketersediaan dan distribusi, Dinas KPKP DKI Jakarta bersinergi dengan Perumda Dharma Jaya. Lalu, jumlah kebutuhan ayam per harinya juga selalu dihitung.

"Setelah diketahui jumlahnya, Perumda Dharma Jaya akan menyiapkan kerja sama dengan pihak luar untuk pasokan distribusi," ucap Suharini.

Suharini juga meyakinkanstok ketersediaan ayam potong saat ini masih dalam kondisi aman. Hal tersebut karena Dharma Jaya juga terus bekerjasama dengan daerah sekitar untuk ketersediaan ayam.

Adapun pasokan yang disiapkan Dharma Jaya, lanjut Suharini, bukan hanya ayam potong segar saja, tetapi juga dalam bentuk beku (frozen).

Enam rumah potong hewan yang ada di Jakarta setiap hari mampu memproduksi 750 sampai 900 ekor ayam potong untuk kebutuhan masyarakat, hotel, restoran, dan katering.

Dinas KPKP DKI juga aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat terkait kenaikan harga ayam. Menurutnya, masyarakat harus mengetahui harga ayam filet(bondless) yang harganya memang jauh lebih mahal dibanding ayam potong utuh.

"Masyarakat harus membedakan antara ayam filet dengan ayam potong utuh. Karena yang dijual hanya dagingnya," ucap Suharini. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Terus Anjlok, RUU Migas Dituntut Hentikan Tren Penurunan Lifting Minyak
    Preview komentar:
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Neo Bank. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Ogah Latih Timnas Senior! Timo Scheunemann Bongkar Alasan Mengejutkan di Balik Keputusannya!
    Preview komentar:
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
    Berapa WA Bank Neo. Nomor WhatsApp resmi BNC (Neobank) ...
  • Bogor Barat Bakal Punya Kereta Baru, 6 Stasiun Siap Dibangun dari Parung Panjang ke Jasinga
    Preview komentar:
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
    Nomor WhatsApp resmi Neobank. Ini dia, WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Wisatawan ke Bogor Bakal Di...
Nasional
Surplus Beras Harus Diikuti...
Luar Negeri
Trump Kritik Kanada, Perang...
Nasional
Pengendalian Polusi Jabodet...
Nasional
RI Pacu Pembangunan PLTS 30...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.