Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu ASEAN Tegaskan 5PC Tetap Jadi Acuan Atasi Krisis Myanmar

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 14:43 WIB | Oleh: Tim Penulis

Tiongkok mengklaim sebagian besar LTS, tetapi anggota ASEAN Brunei, Malaysia, Filipina, dan Vietnam juga mengklaim.

Selama bertahun-tahun, negara-negara ASEAN dan Amerika Serikat telah menantang klaim teritorial Tiongkok dan mencoba menegosiasikan kode etik untuk menyelesaikan perselisihan.

Namun, negosiasi terhenti karena berbagai alasan, seperti pandemi Covid-19 baru-baru ini, yang membuat pertemuan tatap muka menjadi lebih sulit.

"Kami menekankan perlunya mempertahankan dan mempromosikan lingkungan yang kondusif bagi negosiasi kode etik, dan dengan demikian menyambut langkah-langkah praktis yang dapat mengurangi ketegangan dan risiko kecelakaan, kesalahpahaman, dan kesalahan perhitungan," kata para menteri dalam komunike bersama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

48 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.