Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Imbau Waspada Banjir Susulan di Seram Bagian Barat

📅 Jumat, 14 Jul 2023, 19:12 WIB | Oleh:
BNPB Imbau Waspada Banjir Susulan di Seram Bagian Barat Doc: ANTARA/HO-BPBD Maluku Tengah
Ket. Bencana banjir yang merendam ratusan rumah warga di Desa Haruru hingga Dusun Simalou, Kabupaten Maluku Tengah yang berada di Pulau Seram, Provinsi Maluku pada Selasa (25/8) menyebabkan ratusan warga sempat mengungsi ke bangunan sekolah, masjid, dan gereja.

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga akan potensi banjir susulan yang dapat melanda di wilayah Seram Bagian Barat, Maluku.

"Prakiraan cuaca BMKG pada hari ini, Jumat menunjukkan adanya peringatan dini waspada terhadap hujan sedang hingga lebat di wilayah Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Jumat.

Abdul menyebutkan, sebelumnya Kecamatan Huamual tergenang banjir hingga 50 cm. Pada Kamis sore (13/7) banjir merendam sejumlah rumah warga Desa Lokki.

Melalui laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seram Bagian Barat, banjir menggenangi 82 unit rumah warga desa. Sedangkan populasi terdampak berjumlah 79 KK atau 374 jiwa.

Banjir tidak dapat dihindari setelah hujan lebat berdurasi lama pada Kamis (13/7) dari pukul 16.00 WIT hingga pukul 21.00 WIT . Kondisi itu diperburuk dengan adanya tanggul jebol sehingga debit air meluap ke pemukiman.

Sebelumnya fenomena banjir juga berlangsung di wilayah yang sama pada Minggu lalu (9/7).

"Dengan adanya peringatan dini cuaca di wilayah Seram Bagian Barat, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga," ujar Abdul.

Pastikan keamanan dan keselamatan apabila warga akan melakukan evakuasi. Warga dapat menghubungi petugas BPBD untuk bantuan apabila membutuhkan pertolongan evakuasi.

Hingga saat ini, sebanyak 3 KK atau 15 warga yang mengungsi akibat banjir, menurut laporan yang dipaparkan.

Merespons bencana di wilayahnya, BPBD Kabupaten Seram Bagian Barat bersiaga apabila ada warga membutuhkan pertolongan maupun evakuasi. Pihaknya pun telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah, TNI, Polri, aparat desa dan kecamatan. Petugas bergotong royong untuk melakukan perbaikan darurat tanggul yang rusak akibat banjir.

Abdul mengatakan peringatan dini cuaca pada hari ini hingga esok (15/7) wilayah Maluku masih berpotensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Sedangkan dilihat dari potensi gerakan tanah, sepanjang Juli 2023 ini, wilayah Kecamatan Huamual tergolong pada kategori rendah hingga menengah.

"Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan warga dan pemerintah daerah dalam menghadapi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang." ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

20 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.