Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jakbar Turunkan Petugas ke Kelurahan Cegah Rabies

📅 Selasa, 11 Jul 2023, 05:27 WIB | Oleh:
Pemkot Jakbar Turunkan Petugas ke Kelurahan Cegah Rabies Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Vaksinasi rabies oleh Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Barat di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, baru-baru ini.

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) menurunkan sejumlah petugas secara periodik ke kantor kelurahan di daerah itu untuk mencegah rabies melalui vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR).

"Jadi, biasanya petugas kami akan stay (tinggal) di kantor kelurahan untuk menunggu masyarakat datang membawa hewan peliharaan mereka yang akan disuntik rabies," kata Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Barat, Novy Palit, saat dihubungi di Jakarta, Senin (10/7).

Novy menjelaskan untuk sekali jadwal vaksin, pihaknya biasanya menurunkan empat orang petugas. "Ini wujud kerja sama kami dengan kelurahan atau RT/RW terkait," katanya.

Ia mengatakan upaya itu dalam rangka mempertahankan DKI Jakarta sebagai kota bebas rabies. "Untuk target vaksinasi HPR 2023 ini sebanyak 8.967 hewan penularrabies (HPR). Vaksinasinya terus hingga akhir tahun dengan menyasar HPR peliharaan warga," katanya.

Vaksinasi dilakukan gratis dan pihaknya optimistis sampai akhir tahun target akan tercapai. "Dengan rutin dilakukan vaksinasi rabies, DKI Jakarta akan tetap bebas dari rabies," katanya.

Ia menambahkan, selama Januari hingga Juni 2023, pihaknya telahmemvaksinasi 3.118 HPR. Rincian dari 3.118 HPR tersebut, lanjut dia, kucing 2.459 ekor, anjing 622 ekor, kera 24 ekor dan musang 13 ekor.

Novyjuga mengimbau warga Jakarta Barat agar selalu memantau Instagram @sudin_kpkpjb atau ke kantor kecamatan masing-masinguntuk memantau jadwal vaksinSudin KPKP Jakarta Barat.

Sebelumnya, Dokter Unit Kerja Koordinasi (UKK) Penyakit Infeksi Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Novie Rampengan, mengatakan virus rabies dapat menjadi sangat mematikan jika sudah muncul gejala pada manusia.

"Tingkat kematian pada manusia saat gejala muncul nyaris 100 persen," kata Novie.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Piala Dunia, Spanyol Lolos ke Final

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Spanyol Lolos ...
Olahraga
  Piala Dunia, Menit 52 Spa...
Luar Negeri
Angka Kelahiran Sri Lanka T...
Olahraga
Piala Dunia, Babak Pertama ...
Luar Negeri
UE Segera Jatuhkan Sanksi B...
Piala Dunia, Spanyol Lolos ke Final

Piala Dunia, Spanyol Lolos ke Final

15 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.