Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dianggap Bikin Gaduh, Rusia Larang Lembaga HAM Asal Norwegia

📅 Minggu, 09 Jul 2023, 09:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dianggap Bikin Gaduh, Rusia Larang Lembaga HAM Asal Norwegia Doc: tyzden.sk
Ket. Rusia mengumumkan melarang operasi organisasi nirlaba Yayasan Rumah Hak Asasi Manusia (HRHF) di wilayahnya, Jumat (7/7).

LONDON - Rusia pada Jumat (7/7) melarang Human Rights House Foundation (HRHF), lembaga nirlaba di bidang hak asasi manusia yang berbasis di Oslo, Norwegia atas tuduhan menyebarkan pertikaian sosial di Rusia.

HRHF adalah sebuah koalisi dari 80 organisasi hak asasi manusia independen yang menyerukan kebebasan berpendapat dan berserikat di kawasan Balkan barat, Kaukasus, dan Eropa timur, termasuk di Ukraina.

Sebagian besar dari pendanaan untuk HRHF datang dari para pemerintah dan berbagai badan donor swasta yang berbasis di kawasan Uni Eropa.

Beragam proyek HRHF mencakup melakukan pembelaan terhadap tahanan politik di Belarus serta mengelola pusat pendidikan dan penyelenggaraan ajang di Ukraina bagian utara.

Kantor kejaksaan agung Rusia menyatakan aktivitas HRHF "tidak diinginkan", yang berujung kepada pelarangan, karena kelompok tersebut bertujuan "menimbulkan kerusuhan" dalam situasi politik domestik di Rusia, mendiskreditkan kebijakan luar negeri Rusia, serta "membentuk opini publik mengenai pentingnya perubahan kekuasaan dengan cara-cara yang tidak konstitusional".

Selain itu, kantor tersebut juga menuduh lembaga itu "mendiskreditkan" angkatan bersenjata Rusia, sebuah pelanggaran di bawah aturan undang-undang penyensoran yang sangat luas yang disahkan saat awal invasi Moskow ke Ukraina tahun lalu.

HRHF menolak untuk berkomentar ketika dihubungi Reuters.

Pelarangan itu menyasar organisasi utama serta lima lembaga cabangnya yang terdapat di Chernihiv di Ukraina, daerah Krimea yang dicaplok Rusia, serta di Georgia, Armenia dan Lithuania.

Selain itu, pelarangan tersebut berlaku efektif atas setiap kegiatan dari kelompok-kelompok tersebut di dalam Rusia.

Langkah itu menyusul tindakan keras yang dilakukan Rusia terhadap berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) asing, termasuk cabang setempat dari kelompok lingkungan WWF serta pekan ini terhadap lembaga donor kecil yang berbasis di AS, Altai Project, yang dituding Rusia menyabotase pembangunan jalur pipa gas yang menghubungkan antara Siberia dan Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.