Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penurunan Indera Penciuman pada Lansia Tingkatkan Risiko Depresi

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 12:25 WIB | Oleh:
Penurunan Indera Penciuman pada Lansia Tingkatkan Risiko Depresi Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi

Hasil penelitian terbaru mengungkapkan, penurunan indera penciuman dapat meningkatkan risiko depresi pada lansia. Dalam studi terbaru, para peneliti mengevaluasi hubungan antara hilangnya penciuman pada lansia dan perkembangan depresi di kemudian hari.

Hiposomia adalah suatu kondisi di mana seseorang mengalami penurunan atau kehilangan penciuman. Hal ini dapat terjadi karena alergi, infeksi, merokok, ketidakseimbangan hormon, penggunaan obat-obatan rekreasional, dan cedera kepala. Hiposomia juga dianggap sebagai tanda kondisi neurologis seperti penyakit Parkinson, multiple sclerosis (MS) dan penyakit Alzheimer.

"Kami telah melihat berulang kali bahwa indera penciuman yang buruk dapat menjadi tanda peringatan dini penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson, serta risiko kematian. Studi ini menggarisbawahi hubungannya dengan gejala depresi," kata Vidya Kamath, penulis utama studi ini dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Baltimore, dikutip dari Medical Daily, Rabu (5/7).

"Selain itu, penelitian ini mengeksplorasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi hubungan antara penciuman dan depresi, termasuk kognisi yang buruk dan peradangan," tambahnya.

Tim ini menggunakan data dari penelitian lain, Studi Kesehatan, Penuaan dan Komposisi Tubuh (Health ABC), dan mengevaluasi lebih dari 2.100 orang dewasa yang tinggal di komunitas selama delapan tahun. Pada awal penelitian di tahun 1997, para partisipan yang berusia antara 70 hingga 73 tahun dapat melakukan aktivitas fisik normal seperti berjalan dan menaiki anak tangga.

Para peneliti mengikuti mereka setiap tahun dan kondisi kesehatan mereka diperiksa. Setelah dua tahun, 28 persen dari peserta menunjukkan penurunan indera penciuman dan 24 persen mengalami kehilangan indera penciuman. Selama masa tindak lanjut, sekitar 25 persen partisipan mengalami gejala depresi yang signifikan.

Para peneliti mengamati bahwa mereka yang mengalami penurunan atau kehilangan penciuman secara signifikan memiliki peningkatan risiko mengalami gejala depresi yang signifikan.

Penciuman dan depresi dapat dihubungkan melalui jalur biologis dan perilaku, kata para peneliti. Bohlam penciuman yang bertanggung jawab untuk memproses indera penciuman di otak berinteraksi erat dengan struktur otak yang bertanggung jawab untuk mengatur memori, pengambilan keputusan, dan respons emosional.

"Kehilangan indera penciuman mempengaruhi banyak aspek kesehatan dan perilaku kita, seperti merasakan makanan basi atau gas berbahaya, dan kenikmatan makan. Sekarang kita dapat melihat bahwa hal ini juga dapat menjadi indikator kerentanan yang penting dari sesuatu yang tidak beres dalam kesehatan Anda," ujar Kamath.

Penciuman adalah cara penting untuk berinteraksi dengan dunia di sekitar kita, dan penelitian ini menunjukkan bahwa penciuman bisa jadi merupakan tanda peringatan untuk depresi di usia senja," lanjutnya.

Para peneliti berencana untuk menyelidiki apakah penciuman dapat digunakan untuk membantu mengobati depresi di kemudian hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.