Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas Pertanian Padang Yakin El Nino Tak Berdampak pada Produksi Padi

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Pertanian Padang Yakin El Nino Tak Berdampak pada Produksi Padi Doc: Antara/Aadiaat MS
Ket. Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo sedang mengoperasikan mesin panen padi saat panen di Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa.

PADANG - Dinas Pertanian Kota Padang, Sumatera Barat, menyatakan ancaman El Nino yang dapat mengakibatkan kekeringan hingga saat ini tidak berdampak pada produksi padi di daerah itu.

"Belum berdampak terhadap hasil pertanian di Kota Padang karena hingga bulan Juli daerah ini masih sering diguyur hujan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Yoice Yuliani di Padang, Sabtu (8/7).

Ia mencatat sejak Januari hingga Mei 2023 produksi padi di Kota Padang sudah mencapai 24.231 ton dari target 68 ribu ton hingga akhir tahun 2023.

Ia mengatakan areal persawahan di Kecamatan Koto Tangah memiliki luas lahan sawah terbanyak di daerah itu.

Kemudian diikuti Kecamatan Kuranji, Bungus Telu Kabung, Pauh, Lubuk Kilangan, Lubuk Begaluang dan Padang utara.

Pemkot Padang menargetkan mampu memproduksi 68 ribu ton padi sepanjang 2023

"Kami targetkan dalam satu hektare lahan pertanian mampu memproduksi 4,8 ton padi," kata dia.

Pihaknya mendorong penyuluh pertanian di lapangan untuk membantu petani meningkatkan produksi padi. Hal ini sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk di Kota Padang tentu kebutuhan pangan meningkat sehingga produksi padi juga harus banyak.

Menurut dia, produksi padi tersebut dilakukan di areal pertanian yang luasnya mencapai 5.216 hektare dengan indeks masa tanam di angka 2,2.

"Target yang diberikan adalah lahan pertanian ini mampu memproduksi 4,6 ton padi per hektare dan realisasinya saat ini produksi padi di Kota Padang mencapai 5,8 ton per hektare," kata dia.

Sementara itu sepanjang 2022 jumlah produksi padi kota berpenduduk 900 ribu jiwa tersebut mencapai 71.500 ton.

"Alhamdulillah produksi padi di tahun 2022 lebih tinggi dari target yang dicanangkan yakni 61.810 ton," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

24 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.