Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Umumkan AS telah Menghancurkan Senjata Kimia Terakhirnya

📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis

Penandatangan pakta lainnya telah menghilangkan kepemilikan mereka, semuanya sekitar 72.000 ton sejak perjanjian itu mulai berlaku, menurut OPCW.

Menurut Asosiasi Pengawasan Senjata AS, pada 1990 AS menyimpan hampir 28.600 ton senjata kimia, penyimpanan terbesar kedua di dunia setelah Rusia.

Dengan selesainya Perang Dingin, negara adidaya dan negara lain bergabung bersama untuk merundingkan Konvensi Senjata Kimia.

Rusia menyelesaikan penghancuran cadangan yang dinyatakan pada 2017.

Pada April 2022, AS memiliki kurang dari 600 ton yang tersisa untuk dihancurkan.

Biden menyerukan kewaspadaan untuk memastikan semua senjata kimia di seluruh dunia dihancurkan dan untuk empat negara yang belum menandatangani atau meratifikasi perjanjian tersebut agar melakukannya: Mesir, Israel, Korea Utara, dan Sudan Selatan.

Saat ini empat negara penandatangan dianggap tidak patuh karena dicurigai memiliki cadangan yang tidak diumumkan: Myanmar, Iran, Rusia, dan Suriah.

"Rusia dan Suriah harus kembali mematuhi Konvensi Senjata Kimia dan mengakui program mereka yang tidak diumumkan, yang telah digunakan untuk melakukan kekejaman dan serangan yang kurang ajar," kata Biden.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.