Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Twitter Ancam Tuntut Meta terkait Threads karena Dianggap Melanggar HAKI

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 11:28 WIB | Oleh:
Twitter Ancam Tuntut Meta terkait Threads karena Dianggap Melanggar HAKI Doc: istimewa
Ket. Foto kolase: Mark Zuckerberg pemilik Meta (kiri) dan Elon Musk pemilik Twitter.

JAKARTA - Threads, aplikasi baru milik Meta yang dibuat untuk mengalahkan Twitter kini menghadapi masalah hukum beberapa jam setelah diluncurkan.

Sementara Threads telah memperoleh lebih dari 30 juta pengguna sejak diluncurkan pada Kamis (6/7), saingannya, Twitter, mengancam akan mengajukan tuntutan hukum dan mengklaim Threads telah melanggar "hak kekayaan intelektual (HAKI)" Twitter.

Mengutip NDTV, pengacara Elon Musk, Alex Spiro, telah menulis surat kepada CEO Meta Mark Zuckerberg, menuduhnya melakukan "penyalahgunaan rahasia dagang Twitter dan kekayaan intelektual lainnya secara ilegal". Surat itu pertama kali diterbitkan oleh outlet berita Semafor.

Dalam surat itu, pihak Twitter menuduh Meta mempekerjakan puluhan mantan karyawannya yang "memiliki dan terus memiliki akses ke rahasia dagang Twitter dan informasi rahasia lainnya."

"Twitter bermaksud untuk menegakkan hak kekayaan intelektualnya secara ketat, dan menuntut agar Meta mengambil langkah segera untuk berhenti menggunakan rahasia dagang Twitter atau informasi yang sangat rahasia lainnya," tulis Alex Spiro dalam surat tersebut.

Menanggapi cuita yang mengutip berita tersebut, Musk mengatakan, "Persaingan itu baik-baik saja, (tapi) jangan curang."

Meta dalam pembelaannya mengklaim bahwa tidak ada seorang pun di tim teknik Threads yang merupakan mantan karyawan Twitter.

"Tidak seorang pun di tim teknik Threads adalah mantan karyawan Twitter, itu bukan apa-apa," kata juru bicara Meta Andy Stone dalam unggahannya di Threads.

Threads adalah penantang terbesar bagi Twitter yang dimiliki Musk. Sejumlah pesaing potensial telah muncul namun belum menggantikan platform media sosial terbesar di dunia itu, terlepas dari kesulitan yang sedang dihadapi.

Di Threads, pengguna dapat mengunggah teks dan tautan serta membalas atau mengunggah ulang pesan dari orang lain, tawaran yang mirip dengan Twitter.

Instagram dan Facebook, keduanya dimiliki oleh Meta, memiliki sejarah panjang, dan sukses, dalam menyalin produk dari pesaing internet pemula.Fitur Reels adalah tiruan dari aplikasi video viral TikTok, dan unggahan Stories-nya yang menghilang mengikuti kebangkitan Snapchat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.