Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Smart City IKN, Apa dan Bagaimana Penerapannya dapat Meningkatkan Kualitas Hidup Penghuni

📅 Jumat, 07 Jul 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Bagaimana adopsi kota pintar dapat mendukung visi IKN

Pembangunan IKN memiliki delapan prinsip visi yang dapat dilihat pada laman resmi IKN. Sebagian besar dari indikator turunan dari prinsip tersebut membutuhkan dukungan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi untuk dapat terpenuhi.

Misalnya, prinsip IKN terkait emisi karbon mengharuskan adanya peningkatan efisiensi energi pada bangunan umum dan menargetkan net zero emission pada 2045.

Net zero emissions atau nol emisi karbon adalah kondisi saat jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap oleh lingkungan. Penerapannya membutuhkan smart grid atau jaringan listrik pintar yang dapat mengelola distribusi dan penggunaan energi secara efisien, serta menghubungkan berbagai sumber energi terbarukan ke dalam jaringan listrik.

Contoh lain bagaimana adopsi kota pintar dapat membantu IKN adalah terkait prinsip IKN yang terhubung, aktif, dan mudah diakses - yaitu dengan memprioritaskan penggunaan kendaraan umum dan kemudahan transportasi menuju fasilitas umum.

Hal ini dapat dipenuhi dengan sistem transportasi pintar, seperti penggunaan sistem pemantauan lalu lintas yang terintegrasi, pengaturan lalu lintas berbasis kecerdasan buatan, pengelolaan parkir pintar, dan integrasi transportasi umum yang terpusat dan efisien. Sebagai contoh, pengelolaan parkir pintar menambahkan sensor yang terkoneksi internet pada lahan parkir sehingga memudahkan pengemudi untuk mencari, memesan, dan membayar tempat parkir dengan menggunakan aplikasi online.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik dan jaringan transportasi ramah lingkungan juga berkontribusi dalam mendukung prinsip ini, bersama-sama dengan pemantauan dan pengelolaan lingkungan menggunakan sensor real-time untuk mengidentifikasi titik-titik yang mengeluarkan emisi karbon berlebih.

Terakhir, penerapan kota pintar secara umum dapat merangsang pertumbuhan ekonomi digital di IKN. Dengan menciptakan ekosistem digital yang mendorong kolaborasi antara perusahaan teknologi, start-up, dan lembaga riset, IKN dapat menjadi pusat inovasi digital yang berpotensi menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja baru.

Penerapan konsep kota pintar di IKN akan membantu menciptakan kota yang modern, efisien, dan berkelanjutan. Ini juga akan memberikan kesempatan untuk menyertakan teknologi terbaru dan praktik terbaik dalam pengelolaan kota, memberikan manfaat bagi warga serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Tak semudah itu

Namun, implementasi konsep kota pintar di IKN kemungkinan akan menghadapi beberapa tantangan berat.

Pertama, kebutuhan infrastruktur digital yang kompleks. Membangun infrastruktur teknologi yang canggih dan terintegrasi di seluruh IKN membutuhkan investasi besar dan perencanaan yang matang.

Terlebih lagi, saat ini pembangunan infrastruktur digital masih berpusat di pulau Jawa. Oleh karena itu, kelayakan infrastruktur digital di lokasi pembangunan IKN masih menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi Otorita IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.