Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jumlah Bintik Matahari Pecahkan Rekor, Berpotensi Mengganggu Kehidupan di Bumi

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 00:10 WIB | Oleh:
Jumlah Bintik Matahari Pecahkan Rekor, Berpotensi Mengganggu Kehidupan di Bumi Doc: Istimewa
Ket. Jumlah bintik matahari yang luar biasa tinggi telah memicu kekhawatiran akan peristiwa cuaca luar angkasa yang buruk dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

SILVER SPRING -Para ilmuwan baru-baru ini mengatakan, telah mengamati sebanyak 163 bintik matahari pada Juni, memecahkan rekor bulanan yang berlangsung selama lebih dari 20 tahun.

Dikutip dari The Straits Times, jumlah bintik matahari yang luar biasa, rekor tertinggi sejak September 2002, telah memicu kekhawatiran ilmuwan akan peristiwa cuaca antariksa yang buruk dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

Fenomena cuaca antariksa dapat memengaruhi kehidupan manusia sehari-hari dalam banyak hal, mulai dari gangguan listrik dan penerbangan hingga pemadaman radio.

Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional AS atau US National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), mengatakan, 163 bintik matahari yang diamati pada Juni dua kali lipat dari perkiraan jumlah untuk periode tersebut.

Para ilmuwan mengatakan, jumlah bintik matahari penting karena menentukan sejauh mana pengaruh matahari terhadap cuaca antariksa.

"Semakin tinggi jumlah bintik matahari, semakin tinggi peluang terjadinya fenomena seperti jilatan api matahari yang dapat memicu pemadaman radio, penerbangan darat, dan mengganggu jaringan listrik," kata mereka.

Sisi baiknya, itu juga bisa menimbulkan aurora yang menakjubkan, tampilan cahaya alami di langit. Siklus ini berlangsung dam 11 tahun pasang surut aktivitas matahari.

Siklus matahari memiliki intensitas yang bervariasi, dan aktivitas siklus saat ini, yang dimulai pada 2019, sedang menuju apa yang disebut maksimum matahari, periode aktivitas matahari terbesar, yang ditunjukkan oleh banyaknya bintik matahari.

"Dan semakin aktif matahari, semakin besar kemungkinannya mengirim partikel bermuatan ke Bumi yang berpotensi mengganggu infrastruktur kita," katanya.

Bintik matahari terbentuk di daerah di mana medan magnet matahari kuat. Lebih banyak bintik matahari di permukaan bintang kita menunjukkan aktivitas magnet yang terganggu.

Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa AS atau National Aeronautics and Space Administration, hal ini meningkatkan kemungkinan terjadinya ledakan energi secara tiba-tiba.

"Lebih banyak bintik matahari juga bisa berarti lebih banyak lontaran massa koronal. Ini adalah letusan kuat dari partikel bermuatan yang membentuk angin matahari," tulis publikasi online space.com.

Semburan kuat dari angin matahari ini dapat menembus medan magnet Bumi dan menambah muatan partikel di atmosfer. Ini pada gilirannya memicu aurora yang memesona tetapi juga mengganggu komunikasi radio dan satelit.

Seringkali ini tidak diperhatikan. Tetapi itu dapat menyebabkan penerbangan dihentikan karena mengganggu dan memblokir arus informasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Crysencio Summerville
Megapolitan
BMKG Prakirakan Jakarta Ber...

Gelombang Panas Eropa: Menara Eiffel Ditutup Sementara

52 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Gelombang Panas Eropa: Mena...
Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.