Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bupati: Festival Durian Bantu Kesejahteraan Petani di Parigi Moutong

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 22:56 WIB | Oleh:
Bupati: Festival Durian Bantu Kesejahteraan Petani di Parigi Moutong Doc: ANTARA/Moh Ridwan
Ket. Sejumlah buah-buahan di hias dalam suatu wadah dan dipamerkan pada acara Festival Durian yang berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (6/7).

PARIGI -- Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah Samsulrizal Tombolotutu mengatakan Festival Durian yang diselenggarakan di Desa Siney, Kecamatan Tinombo Selatan membantu meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.

"Giat bagian dari promosi produk unggulan daerah supaya pangsa pasar durian asal Parigi Moutong lebih luas jangkauannya," kata Samsurizal pada acara puncak Festival Durian di Parigi Moutong, Kamis.

Ia memaparkan, durian khas daerah ini yakni jenis montong telah menembus pasar ekspor di sejumlah negara Asia, dan pada Rabu (5/7) buah tersebut di ekspor ke Thailand sebanyak 22 ton.

Ekspor durian tersebut dalam bentuk durian frozen atau beku melalui Koperasi Puspa Mandiri bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perusahaan importir pemerintah setempat.

Durian yang diekspor ke luar negeri hasil produksi petani setempat.

Menurut data Pemkab Parigi Moutong luas potensi lahan pertanian durian 3.833 hektare dengan produksi rata-rata 305.419 ton per tahun.

"Peluang pertumbuhan ekonomi dari komoditas ini sangat sangat potensial dikembangkan, di luar dari komoditas unggulan pada subsektor tanaman pangan seperti padi dan jagung," ujarnya.

Ia mengemukakan, target dalam pelaksanaan festival durian ini meningkatkan kontribusi produk domestik regional bruto (PRDB) sektor pertanian, kemudian menjadikan Parigi Moutong sebagai sentra durian terbesar di Indonesia.

"Kami ingin daerah ini menjadi tujuan agro wisata, khususnya buah durian di Indonesia," kata dia menambahkan.

Menurutnya, kebijakan Kementerian Pertanian periode 2020-2024 mengacu pada kebijakan nasional dalam dalam rencana pembangunan nasional jangka menengah (RPJMN) 2020 -2024, pembangunan pertanian dan pangan diarahkan dalam mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan petani.

"Lewat kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih besar terhadap pasar lokal, domestik maupun ekspor," demikian pungkas Samsurizal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.