Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Badai Atlantik, Angin El Nino Akan Bertubrukan dengan Panas Ekstrem Samudra Atlantik

📅 Kamis, 06 Jul 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Salah satu pola berulang dari variabilitas iklim tropis Pasifik yang memicu terjadinya telekoneksi adalah El Niño-Southern Oscillation.

Ketika Samudra Pasifik tropis bagian timur-tengah menjadi sangat hangat, El Nino dapat terbentuk. Selama kejadian El Nino, suhu lautan atas yang hangat mengubah sirkulasi atmosfer vertikal dan timur-barat di daerah tropis.

Hal ini memulai telekoneksi dengan mempengaruhi angin timur-barat di atmosfer di seluruh daerah tropis. Pada akhirnya geseran angin vertikal terjadi lebih kuat di cekungan Atlantik. Pergeseran angin tersebut dapat meredam badai.

Itulah yang diperkirakan oleh para pengamat cuaca akan terjadi pada musim panas ini. Prakiraan terbaru menunjukkan kemungkinan 90% bahwa El Nino akan berkembang pada bulan Agustus dan tetap kuat hingga puncak musim badai pada musim gugur.

Perebutan pengaruh antara Atlantik dan Pasifik

Riset saya maupun penelitian para ilmuwan atmosfer lainnya menunjukkan bahwa Samudra Atlantik yang hangat dan Pasifik tropis yang hangat cenderung saling meniadakan satu sama lain. Ini menyebabkan musim badai Atlantik yang relatif normal.

Baik pengamatan maupun simulasi model iklim telah membuktikannya. National Oceanic and Atmospheric Administration Amerika Serikat memperkirakan pada 2023 akan terjadi 12 hingga 17 kali badai, lima hingga sembilan angin topan, dan satu hingga empat angin topan besar.

Perkiraan sebelumnya dari pengamat cuaca Colorado State University mengantisipasi musim yang sedikit di bawah rata-rata, dengan 13 badai, dibandingkan dengan rata-rata klimatologis 14,4.

Faktor lainnya yang perlu diperhatikan

Meskipun suhu tropis Atlantik dan Samudra Pasifik sering kali menjadi dasar prakiraan badai musiman yang tepat, ada beberapa faktor lain yang perlu dipertimbangkan dan dipantau.

Pertama, apakah ramalan El Nino dan penghangatan Atlantik akan terjadi? Jika salah satunya tidak, hal itu dapat menggoyahkan keseimbangan dalam tarik-menarik antara keduanya.

Pantai Atlantik seharusnya mendukung El Nino untuk berkembang sesuai perkiraan karena peristiwa semacam itu sering kali mengurangi dampak badai di sana.

Jika tahun ini Samudra Atlantik yang diperkirakan menghangat malah berpasangan dengan La Niña-kebalikan dari El Nino( dinginnya perairan tropis Pasifik)-maka hal itu dapat menyebabkan terjadinya musim aktif yang memecahkan rekor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.