Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PBB Gelar KTT Global tentang AI, Petakan Manfaat AI untuk Umat Manusia

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 12:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
PBB Gelar KTT Global tentang AI, Petakan Manfaat AI untuk Umat Manusia Doc: mvam.org
Ket. KTT Global AI pada 2020.

JENEWA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) minggu ini mengadakan pertemuan global untuk memetakan batas-batas kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan memanfaatkan potensinya untuk memberdayakan umat manusia.

PBB berharap dapat menyusun cetak biru yang jelas tentang penanganan AI ke depan, seiring perkembangan teknologi yang melampaui kapasitas untuk menetapkan batas-batasnya.

"AI for Good Global Summit" yang diadakan di Jenewa pada Kamis (6/7) dan Jumat (7/7) akan mempertemukan sekitar 3.000 ahli dari perusahaan seperti Microsoft dan Amazon serta universitas dan organisasi internasional untuk mencoba menyusun kerangka kerja untuk menangani AI.

"Teknologi ini bergerak cepat," kata Doreen Bogdan-Martin, kepala International Telecommunication Union (ITU), badan teknologi informasi dan komunikasi PBB yang menyelenggarakan KTT tersebut.

"Ini adalah peluang nyata bagi suara-suara terkemuka di dunia tentang AI untuk berkumpul di panggung global dan untuk mengatasi masalah tata kelola," katanya kepada wartawan.

"Tidak melakukan apa-apa bukanlah suatu pilihan. Kemanusiaan bergantung padanya. Jadi kita harus terlibat dan mencoba dan memastikan masa depan yang bertanggung jawab dengan AI."

Dia mengatakan, KTT akan memeriksa kemungkinan kerangka kerja dan pagar pembatas untuk mendukung penggunaan AI yang aman.

Peserta yang terdaftar termasuk Chief Technology Officer Amazon Werner Vogels, Chief Operating Officer Google DeepMind Lila Ibrahim dan mantan kapten sepak bola Spanyol Iker Casillas yang menderita serangan jantung pada 2019 dan sekarang mengadvokasi penggunaan AI dalam pencegahan serangan jantung.

Mereka akan bergabung dengan puluhan robot, termasuk beberapa humanoid seperti Ai-Da, seniman robot ultra-realistis pertama;Ameca, robot mirip kehidupan paling canggih di dunia;penyanyi rock humanoid Desdemona;dan Grace, robot perawatan kesehatan tercanggih.

Menguntungkan Kemanusiaan?

ITU yang berbasis di Jenewa merasa dapat membawa pengalamannya untuk mendukung tata kelola AI.

Didirikan pada tahun 1865, ITU adalah badan tertua di bawah PBB. Badan ini menetapkan "SOS" sebagai panggilan marabahaya maritim internasional kode Morse pada 1906, dan mengoordinasikan semuanya mulai dari frekuensi radio hingga satelit dan 5G.

KTT ingin mengidentifikasi cara menggunakan AI untuk memajukan tujuan pembangunan berkelanjutan PBB yang tertinggal pada isu-isu seperti kesehatan, iklim, kemiskinan, kelaparan, dan air bersih.

Bogdan-Martin mengatakan, AI tidak boleh memperburuk ketidaksetaraan sosial atau memperkenalkan bias pada ras, gender, politik, budaya, agama, atau kekayaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

24 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.