Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mesin Cuci Piring Lebih Hemat Air Dibanding Cuci Manual

📅 Selasa, 04 Jul 2023, 20:35 WIB | Oleh:
Mesin Cuci Piring Lebih Hemat Air Dibanding Cuci Manual Doc: istimewa
Ket. mesin cuci

JAKARTA - Salah satu kelebihan dari penggunaan mesin pencuci piring (dishwasher) adalah mampu menghemat air.Studi oleh Universitas Bonn menunjukkan, untuk mencuci 144 item secara manual memerlukan 100 liter air. Sementara jika menggunakan mesin pencuci piring hanya memerlukan 9,5 liter air saja, atau hampir sepersepuluh dari mencuci dengan tangan.

Data pendukung lain menyebut,mesin pencuci piringyang tersertifikasiEnergy Starmampu menghemat 3.800 galon air selama masa pakai mesin.Selain menghemat airmesin pencuci piringjuga dapat efisien dalam penggunaanenergilistrik.

"DishwasherBosch, contohnya, dirancang hemat energi karena satu kali siklus pencucian hanya membutuhkan 1,02 kWH atau setara dengan 1.737rupiahberdasarkan perhitungan dengan perkiraan tarif dasar listrik 1.699,53 per kWh.Inilebih murah dari jajan gorengan,"kataPresident Director, Bosch Home Appliances in Indonesia, Anil Narula, melalui keterangan tertulisSelasa (4/7).

Dengan mengaktifkan mode Eco pada mesin pencuci piringBoschmaka efisiensi yang didapat akan lebih meningkat. Mode inimemungkinkan nilai konsumsi listriknya jauh lebih murah lagidengan angka konsumsi listrikdi bawah1.000rupiah.

Penggunaanmesin pencuci piring juga membantu mengurangi limbah. Ketika mencuci piring dengan tangan,umumnyalebih cenderung menggunakan barang-barang dengan masa pakai singkat, seperti spons atau serbet kertas untuk mengelap yang cepat rusak.

Belum lagi sisa sabun yang ikut terbuang juga lambat laun bisa berdampak pada organisme tertentu atau tanah. Sedangkan, mesin pencuci piringhanyamenggunakan air panas hingga 70 derajat Celcius. Semburan airnya cukup kencang untuk memastikan tidak ada sisa makanan tertinggal pada piring dan peralatan makan lainnya.

"Tak hanya membunuh kuman dan bakteri,dishwasherBosch juga menghilangkan residu kimia dari sabun cuci piring. Lebih bersih, lebih higienis kondisi yang semakin tidak bisa dikompromikan," terang Anil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.