Gerakan Konservasi ‘Spesies Terlupakan’ Berbasis Akar Rumput Bermunculan
📅 Senin, 26 Jun 2023, 11:30 WIB | Oleh: Tim PenulisMisalnya, use atau kuskus talaud adalah hewan berkantung dilindungi tetapi populasinya tersebar di luar kawasan konservasi. Sejak 2020, PROGRES memfasilitasi kerja sama multipihak untuk mendukung pelestarian kuskus berbasis masyarakat di Pulau Salibabu di Kepulauan Talaud.
Berkat kerja sama multipihak, perburuan Kuskus Talaud berkurang drastis. Separuh dari 25 desa di Pulau Salibabu menyepakati komitmen pelestarian Kuskus Talaud.
Upaya ini tentu tidak dapat berhasil tanpa dukungan kontinu dari Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara dan juga Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sulawesi Utara.
Harapan ke depan
Sebaiknya Anda baca juga:
Indonesia dapat mendukung gerakan konservasi di tingkat akar rumput dengan beberapa cara:
Pertama, program konservasi dapat diselaraskan dan dimasukkan ke dalam program pemerintah daerah, terutama dari komitmen daerah terhadap pelestarian lingkungan. Endemisitas atau 'tingkat keaslian' spesies terlupakan yang tinggi bisa menjadi simbol kebanggaan daerah dan potensi ekowisata.
Kedua, program konservasi spesies terlupakan dapat dimasukkan ke dalam kegiatan inventarisasi keanekaragaman hayati di luar kawasan konservasi oleh balai konservasi setempat. Kegiatan ini sebagai langkah awal agar pelestarian suatu spesies terlupakan dapat masuk dalam agenda konservasi utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketiga, lembaga donor konservasi bisa mengarahkan dukungannya ke beragam gerakan akar rumput di berbagai wilayah Indonesia.
Terakhir, para praktisi dan pemerhati konservasi dapat membantu menggemakan pentingnya gerakan akar rumput untuk konservasi biodiversitas ke berbagai spesies.
Harapannya, gerakan akar rumput spesies terlupakan dapat menunjukkan cerita harapan yang mengubah tantangan menjadi peluang.![]()
Sheherazade, PhD student | Conservation scientist, University of California, Berkeley
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!