Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Harus Berhati-hati, BNPB: Waspadai Bencana Hidrometeorologi Basah

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Harus Berhati-hati, BNPB: Waspadai Bencana Hidrometeorologi Basah Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari
Ket. Tangkapan Layar - Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Jakarta - Warga harus berhati-hati. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah berupa angin kencang, banjir, dan tanah longsor.

"Masyarakat diminta tetap waspada terhadap ancaman bencanahidrometeorologi basah, meskipun sebagian besar wilayah Indonesia bagian tengah ke barat sudah masuk musim kering," kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muharidalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Abdul mengatakan, untuk menghadapi berbagai ancaman bencana, masyarakat diharapkan memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga dan senantiasa memantau prakiraan cuaca dari institusi yang berwenang.

Hal itu disampaikan BNPB menyusul bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada Kamis (22/6) di wilayah Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang mengakibatkan akses transportasi di dua dusun di daerah tersebut sempat tertutup dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju menginformasikan dua dusun yang terdampak tanah longsor yakni Dusun Saluleang dan Salu Palli, Desa Salleto, Kecamatan Simboro.

BPBD juga melaporkan warga yang terdampak bencana tersebut mencapai 109 KK atau 439 jiwa, sedangkan kerusakan yang teridentifikasi di antaranya lima unit rumah rusak berat, dua unit rusak sedang, dan 100 unit rusak ringan.

"Melihat kajian inaRISK BNPB, sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Mamuju memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Dua wilayah yang terdampak banjir termasukwilayah dengan potensi tersebut," ujar Abdul Muhari.

Sementara, berdasarkan peringatan dini cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Sabtu (24/6) wilayah Sulawesi Barat masih berpotensi angin kencang.

Menghadapi potensi tersebut, BNPB meminta masyarakat di wilayah Kabupaten Mamuju dan sekitarnya agar meningkatkan kewaspadaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.