Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Pemberontakan Wagner, Rusia Umumkan Operasi Anti-teroris

📅 Sabtu, 24 Jun 2023, 14:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hadapi Pemberontakan Wagner, Rusia Umumkan Operasi Anti-teroris Doc: TASS
Ket. Rusia pada Sabtu (24/6) mengumumkan "operasi anti-teroris" di Moskow dan wilayah Moskow, setelah kepala kelompok tentara bayaran Wagner melakukan pemberontakan akan menggulingkan kepemimpinan militer Rusia.

MOSKOW - Rusia pada Sabtu (24/6) mengumumkan "operasi anti-teroris" di Moskow dan wilayah Moskow, setelah kepala kelompok tentara bayaran Wagner bersumpah akan menggulingkan kepemimpinan militer Rusia dan mengklaim kendali atas markas militer utama di selatan.

"Dengan tujuan mencegah kemungkinan tindakan teroris di wilayah kota Moskow dan wilayah Moskow, rezim operasi antiteror telah diperkenalkan," kata komite antiteroris nasional negara itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh badan-badan Rusia.

Presiden Vladimir Putin akan "segera" berpidato, kata Kremlin pada Sabtu (24/6). Rusia menghadapi pemberontakan kelompok tentara bayaran Wagner yang bersumpah akan menggulingkan kepemimpinan militer Moskow.

"Putin akan segera berpidato," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada kantor berita Rusia.

Kepala kelompok tentara bayaran Wagner Yevgeny Prigozhin mengatakan pada Sabtu, dia telah menyeberang ke Rusia dengan pasukannya untuk menggulingkan kepemimpinan militer Moskow dan mengatakan dia dan 25.000 pejuangnya "siap mati".

Prigozhin (62) mengatakan, pasukannya yang telah mempelopori banyak serangan Rusia di Ukraina, telah memasuki kota Rostov-on-Don di Rusia selatan dan menguasai situs militernya.

"Kami berada di dalam markas (tentara), sekarang jam 7.30," kata Prigozhin dalam sebuah video di Telegram.

"Situs militer di Rostov, termasuk lapangan terbang, berada di bawah kendali," katanya.

Prigozhin mengatakan, pesawat yang mengambil bagian dalam serangan Ukraina "berangkat seperti biasa" dari lapangan terbang. Dia meminta Rusia untuk tidak mempercayai apa yang diberitahukan di televisi pemerintah.

"Sejumlah besar wilayah hilang. Tentara telah terbunuh tiga, empat kali lebih banyak daripada yang tertulis dalam dokumen yang ditunjukkan ke atas (kepemimpinan)."

Video dan gambar yang diunggah online, termasuk oleh kantor berita TASS, menunjukkan orang-orang bersenjata mengelilingi gedung administrasi di Rostov dan tank dikerahkan di pusat kota.Tidak jelas siapa orang-orang bersenjata itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

35 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.