Program Pemberdayaan UMKM Belum Sesuai Harapan
📅 Kamis, 22 Jun 2023, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Kalau benar, berarti hampir 90 persen UMKM kita sudah terdigitalisasi dan saya meragukan hal itu," kata Nailul.
Terkait dengan pengembangan UMKM, dia menegaskan kalau pemberdayaan UMKM sangat jauh dari harapan. Maka tidak heran, kalau program-program yang dikerjakan pemerintah rata-rata hanya di bagian hulu dan tidak mempertimbangkan sustainability dari UMKM. Makanya banyak program yang asal-asalan.
"Pendataan lengkap UMKM (termasuk supermikro) sangat susah dijumpai. Kalau datanya saja sulit, bagaimana membuat kebijakan yang tepat?" tanya Nailul.
Hal itu pula yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel saat mengetahui kalau bantuan UMKM malah banyak disalahgunakan untuk program absurd atau tidak bermanfaat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari temuan terungkap sebuah kabupaten mengalokasikan 1,9 miliar rupiah untuk perjalanan dinas dan honor dari total anggaran program pengembangan UMKM sebesar 2,5 miliar rupiah.
Pelaksana Tugas, Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Liz Zeny Merry, dalam konferensi pers Festival Indonesia Pesta Anak Bangsa di Jakarta, Rabu, mengatakan meski angkanya terus tumbuh, tren UMKM yang onboarding ke ekosistem digital menurun.
Hingga Maret 2023, sebanyak 22 juta UMKM tercatat telah onboarding masuk ke ekosistem digital atau mendekati target pemerintah 30 juta UMKM onboarding pada 2024.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!