Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daging Hasil Rekayasa Laboratorium Sudah Boleh Dijual di AS

📅 Kamis, 22 Jun 2023, 12:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Daging Hasil Rekayasa Laboratorium Sudah Boleh Dijual di AS Doc: AFP/Good Meat
Ket. Gambar selebaran yang diperoleh pada 21 Juni 2023 milik GOOD Meat ini menunjukkan makanan yang terbuat dari daging ayam budidaya untuk hotel JW Marriott.

WASHINGTON - Amerika Serikat telah memberikan persetujuan kepada dua perusahaan untuk menjual daging ayam yang ditanam langsung dari sel hewan.

Departemen Pertanian AS (USDA) menyetujui sistem keamanan pangan di fasilitas perusahaan Upside Foods dan Good Meat, kata juru bicara badan tersebut kepada AFP pada Rabu (21/6). Perusahaan mengatakan produk tersebut akan segera tersedia di restoran tertentu.

Baik Upside Foods maupun Good Meat telah bersih dengan alasan keamanan oleh Food and Drug Administration (FDA) pada November. USDA, minggu lalu meninjau dan menyetujui label produk mereka untuk memastikan mereka tidak menyesatkan.

"Persetujuan ini secara mendasar akan mengubah cara daging sampai ke meja kita," kata Uma Valeti, CEO dan pendiri Upside Foods, dalam sebuah pernyataan.

"Ini adalah langkah maju yang besar menuju masa depan yang lebih berkelanjutan - yang mempertahankan pilihan dan kehidupan."

Josh Tetrick, CEO Good Meat, divisi makanan berbudaya sel dari Eat Just, menambahkan, "daging yang dibudidayakan" sekarang "disetujui untuk dijual ke konsumen di ekonomi terbesar dunia".

Memproduksi daging dalam volume besar dan berkualitas tinggi itu mahal.

Namun, setelah disetujui, Upside memproses pesanan pertamanya, restoran bintang tiga Michelin, Bar Crenn, milik Chef Dominique Crenn di San Francisco.

Sementara Good Meat memulai produksi batch pertamanya yang akan dijual kepada chef selebritas dan dermawan Jose Andres.

Andres akan menjual produknya di restoran yang belum diumumkan di ibu kota Washington.

Beberapa perusahaan rintiasan bermaksud menghasilkan daging yang ditanam di laboratorium, yang akan memungkinkan manusia mengkonsumsi protein hewani tanpa merusak lingkungan yang terkait dengan peternakan atau penderitaan hewan.

Produknya berbeda dari makanan pengganti dari nabati seperti burger kedelai yang meniru tekstur dan rasa daging tetapi tidak mengandung protein hewani.

Eat Just menjadi yang pertama yang menerima otorisasi untuk membuat daging buatan di Singapura pada 2020.

Meskipun berhasil di pasar daging lab secara umum telah terbukti rumit, beberapa perusahaan mengarahkan pandangan mereka pada makanan hewan, yang konsumennya tidak terlalu pilih-pilih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PBB Desak Perusahaan AI Tra...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.