Perkuat Kinerja, Presiden Jokowi sebut relawan berperan penting koreksi kebijakan
Minggu, 18 Jun 2023, 02:19 WIBJakarta - Perkuat kinerja. Presiden Joko Widodo mengatakan kelompok relawan pendukung memiliki peran penting untuk mengoreksi dan mengevaluasi kebijakan yang diambilnya, bukan hanya sebagai sarana menggalang dukungan saat kontestasipemilu.
"Untuk koreksi kebijakan, untuk evaluasi kebijakan, untuk memperbaiki kebijakan, memberikan masukan-masukan mengenai apa yang terjadi di bawah untuk diambil sebuah kebijakan, ini yang sebetulnya penting," kata Presiden Jokowi dalam acara relawan GK Center Galang Keberlanjutan di Jakarta, Sabtu.
Jokowi mengatakan peran penting relawan bukan hanya soal dukungan saat pemilu, namun juga untuk memberikan koreksi dan evaluasi agar setiap kebijakan dapat menguntungkan berbagai lapisan masyarakat.
"Pentingnya relawan itu di sinibukan saat hanya urusan politik, saat pilkada, pilgub, pilpres, tapi dalam perjalanan itu juga harus diingatkan," katanya.
Jokowi mengakui dirinya juga hanya seorang manusia biasa yang penuh dengan kekurangan dan khilaf.
"Saya ini manusia biasa yang penuh dengan kekurangan yang sering juga khilaf, tapi kalau diingatkan terus. Pak yang kemarin itu keliru, pak bisa dikembalikan lagi ke yang benar',"kata Presiden Jokowi.
Kepala Negara mengapresiasi kinerja relawan GK Center yang mengawalnya selama 11 tahun terakhir sejak dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya karena GK Center telah mengawal 11 tahun, dimulai dari saat gubernur sampai sekarang,"katanya.
Jokowi menyampaikan bahwa tantangan Indonesia ke depan tidak akan mudah karena situasi global yang semakin tak menentu. Kondisi global yang kian sulit itu tercermin dari tekanan keuangan yang melanda berbagai negara sehingga harus meminta bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF)dan juga krisis pangan yang membuat harga pangan kian melejit.
Oleh karena itu, tambah Jokowi, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang kuat. Masyarakat diingatkan harus sangat teliti dalam memilih pemimpin.
"Jangan sampai keadaan yang normalkarena kekeliruan kita memilih pemimpin, jadi keadaannya tidak normal,"ujar Presiden Jokowi.
Berita Terkait:
-
Sapi kurban bantuan Presiden di Bandung Barat
-
Harga Emas di Pegadaian pada Minggu Pagi: UBS dan Galeri24 Stabil, sedangkan Antam Naik Tipis
-
Kejari Jakarta Barat Ringkus Terpidana Mafia Tanah yang Buron Sembilan Tahun
-
Banyak Kecelakaan di Laut, Hati-hati Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Nias
-
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Tenggara Catat 140.333 Kendaraan Melintas di Sultra Selama Mudik Lebaran 2026
-
BPBD Situbondo Manfaatkan Truk Tangki PDAM-PMI Distribusi Air Bersih
-
Samsat Bekasi Beri Hadiah Warga yang Taat Bayar Pajak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.