Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siapkan Regulasi, Kemenhub Dukung Peningkatan Transportasi Helikopter di Indonesia

📅 Jumat, 16 Jun 2023, 00:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Siapkan Regulasi, Kemenhub Dukung Peningkatan Transportasi Helikopter di Indonesia Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Direktur Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU) Kemenhub M Mauludin didampingi CEO and Founder Whitesky Group Denon Prawiraatmadja saat memantau gelaran Heli Expo Asia 2023.

Tangerang - Siapkan regulasi. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung peningkatan transportasi helikopter di Indonesia, agar kelangsungan usaha bisa terus berjalan selainmengantisipasi kebutuhan dunia usaha dan masyarakat yang terus bertambah.

"Paling tidak transportasi kita akan sangat baik ke depan, karena di Indonesia ini banyak pulau, banyak kota-kota yang terpencil," kata Direktur Kelaikan dan Pengoperasian Pesawat Udara (KPPU) Kemenhub M Mauludin, di Tangerang, Banten, Kamis.

Bentuk dukungan pemerintah dalam mendukung peningkatan transportasi helikopter tersebut adalah dengan menyiapkan regulasi terkait rute penerbangan heli antarkota dan dalam kota. Sehingga memungkinkan penerbangan bisa diatur dan tidak terjadi kesimpangsiuran rute.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah mengeluarkan sertifikasi kelaikan penerbangan kepada perusahaan transportasi helikopter mengenai area tempat mendarat helikopter di beberapa titik.

"Regulasi kita sudah siap kita tinggal sosialisasikan bersama kementerian terkait regulasinya. Tapi yang paling penting lagi memang kalau bicara heli kita harus banyak tempat, dimana helikopter bisa mendarat darurat," katanya pula.

Ia menyebutkan, di samping menyiapkan regulasi itu, Kemenhub juga nantinya melakukan sosialisasi ke pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan transformasi helikopter di Indonesia tersebut.

"Nanti kita akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, tidak hanya di Jakarta tapi seperti di Surabaya juga untuk membuka transportasi udara di kota-kota besar, agar mengurai kemacetan salah satunya dengan transportasi udara itu," ujarnya lagi.

Menurutnya, dalam pengembangan angkutan udara ini nantinya bisa dimanfaatkan juga sebagai transportasi evakuasi medis oleh beberapa lembaga untuk meminimalisir tingkat kematian yang terjadi akibat kecelakaan.

"Kita lihat dari sisi banyaknya gunung-gunung berapi yang meletus, buat emergensi yang paling cepat mau tidak mau helikopter adalah salah satu transportasi udara yang paling efektif," katanya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.