Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Diminta Intervensi Harga Telur dan Daging Ayam

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 00:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Diminta Intervensi Harga Telur dan Daging Ayam Doc: ANTARA/Michael Siahaan
Ket. Arsip foto - Pedagang telur ayam beraktivitas di tokonya, Pasar Sei Kambing, Medan, Kamis (8/6/2023).

Medan - Tekan harga. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wilayah I meminta pemerintah segera mengintervensi kenaikan harga telur ayam dan daging ayam ras agar nilainya kembali normal.

"Pemerintah bisa mengintervensi karena harga (telur ayam dan daging ayam ras) di pasar sudah melebihi acuan pemerintah," ujar Kepala KPPU Kanwil I Ridho Pamungkas kepada ANTARA di Medan, Senin.

Ridho melanjutkan, ada beberapa intervensi yang bisa dilakukan seperti mengendalikan harga jagung sebagai bahan baku pakan.

Salah satu caranya adalah dengan mengimpor atau memberikan subsidi jagung.

Harga jagung saat ini memang lebih tinggi daripada harga acuan pemerintah untuk pembelian konsumen yaitu Rp5.000.

Badan Pangan Nasional mencatat, pada Senin (12/6), harga jagung di tingkat peternak berada di Rp5.810 per kilogram.

"Dengan mengimpor jagung, maka itu akan menambah suplai," kata Ridho.

Kemudian, pemerintah diusulkan untuk mempertimbangkan untuk mensubstitusi bahan pangan yang dijadikan bantuan sosial misalnya daging ayam dan telur ayam yang diberikan untuk pencegahan "stunting".

Bantuan sosial tersebut dinilai Ridho sebagai salah satu penyebab tingginya harga daging ayam dan telur ayam karena meningkatkan permintaan secara signifikan.

"Pemerintah mungkin bisa menggantikannya dengan sumber protein lain seperti ikan," tutur Ridho.

Selanjutnya, dia menyebut pemerintah mungkin saja mengatur harga dengan memotong rantai perdagangan yang dianggap kurang efisien.

Harga daging ayam dan telur ayam di Indonesia melambung pada beberapa bulan terakhir.

Di tingkat pedagang eceran, harga lebih tinggi daripada ketentuan pemerintah. Berdasarkan Badan Pangan Nasional, pada Senin (12/6), rata-rata harga telur ayam ras di pedagang eceran adalah Rp30.480 per kilogram dan daging ayam ras Rp38.000 per kilogram.

Padahal, menurut Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Harga Acuan Pembelian Di Tingkat Produsen dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen Komoditas Jagung, Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras, harga acuan penjualan telur ayam ras di konsumen adalah Rp27.000 per kilogram.

Sementara daging ayam ras, harga acuan penjualannya di konsumen ada di Rp36.750 per kilogram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.