Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkeu Perkuat Tata Kelola Kelembagaan

📅 Selasa, 13 Jun 2023, 09:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkeu Perkuat Tata Kelola Kelembagaan Doc: ISTIMEWA
Ket. Gedung Kemenkeu

JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkuat tata kelola dan perbaikan pelayanan dari berbagai aspek, mulai dari penataan sumber daya manusia (SDM) hingga transformasi teknologi. Karenanya, Kemenkeu terus melakukan transformasi kelembagan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan berbagai kasus yang terjadi telah menjadi pembelajaran penting bagi Kemenkeu. Pengalaman tersebut memotivasi Kemenkeu untuk terus menata SDM agar memiliki kompetensi dan karakter pelayanan yang baik. Selain itu, juga untuk menyederhanakan proses bisnis agar pelayanan menjadi lebih pasti dan efisien.

Kementerian Keuangan mencatat penurunan jumlah pegawai sebesar 4,35 persen menjadi 78.882 orang dari sebelumnya sebanyak 82.468 orang. "Penurunan tersebut disebabkan jumlah pegawai yang direkrut lebih sedikit dibanding jumlah pegawai pensiun," ujar Menkeu saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI yang dipantau secara virtual di Jakarta, Senin (12/6).

Kementerian Keuangan juga akan memperkuat pengawasan internal. Langkah itu merupakan bagian dari koreksi terhadap berbagai tata kelola Kementerian Keuangan yang menjadi sorotan publik. Bendahara Negara mengatakan Kementerian Keuangan juga akan memperkuat kelembagaan, budaya kerja, dan transformasi digital.

Sri Mulyani berharap penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan Kementerian Keuangan. Teknologi juga diharapkan dapat mengurangi kemungkinan interaksi yang bisa berujung pada masalah tata kelola.

Sebaiknya Anda baca juga:

Kualitas SDM

Menkeu menambahkan investasi di bidang TIK yang akan menjadi fokus Kemenkeu pada 2024. Hal itu mencakup courtex system untuk bidang perpajakan serta CEISA untuk pelayanan bea dan cukai. Sri Mulyani mengatakan tidak boleh ada kompromi dari sisi keamanan dan reabilitas di tengah upaya transformasi digital.

"Kami mengantisipasi dengan dukungan teknologi dan peranan cara kerja baru. Kami lebih mementingkan kualitas dan kompetensi dibanding jumlah SDM," ujar Menkeu.

Sri Mulyani mengatakan Kementerian Keuangan berencana untuk membentuk mobilitas sumber daya manusia (SDM) yang percaya bahwa penempatan ke daerah merupakan bagian dari penugasan dan pengayaan karier, bukan sebuah hukuman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.